View Full Version
Selasa, 20 Mar 2012

Suriah. . . . . Ladang Pengokohan Kekuatan antara Al-Qaeda dan Syi'ah

Oleh Abu Asybal Usamah -Gharallahu lahu-

سيصير الأمر إلى أن تكونوا جنودا مجندة، جند بالشام وجند باليمن وجند بالعراق. قال ابن حوالة خر لي يا رسول الله إن أدركت ذلك فقال: عليك بالشام فإنها خيرة الله من أرضه يجتبي إليها خيرته من عباده، فأما إن أبيتم فعليكم بيمنكم واسقوا من غدركم فإن الله توكل لي بالشام وأهله.

Urusan ini akan sampai pada pasukan yang akan dibariskan. Pasukan di Syam, pasukan di Yaman dan pasukan di Irak. Ibnu Khawalah berkata: wahai rasulullah, pilihkan untuk saya jika aku menjumpai hal tersebut. Beliau bersabda: hendaklah engkau memilih Syam 9bergabung dengan pasukan Syam.red) karena mereka pilihan Allah dari muka bumi yang Ia pilih dari hamba-hamba-Nya. Jika engau tidak bisa, maka ke Yaman kalian dan berilah minum dari sumber-sumber mata air kalian, karena Allah memilih untukku Syam dan penduduknya”(hadits dikeluarkan oleh imam Abu Dawud dari Abdullah bin Khawalah yang disahihkan oleh Ibnu hibban dan Syaikh Al-Bani)

 

بسم الله الرحمن الرحيم

إن الحمد لله نحمده نستعينه و نستهديه و نؤمن به و نتوكل عليه. اشهد أن لا غله غلا الله و أشهد أن محمدا عبده و رسوله. اللهم صل و سلم على نبينا محمد و على آله و صحبه و من والاه.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah menganugrahkan kita hidayah sehingga kita kokoh dijalan tauhid dan diberi kesempatan untuk meneruskan perjuangan sebaik-baik generasi dalam membangun peradaban Islam. salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada baginda Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, keluarga, para sahabat dan pengikutnya hingga hari kiamat tiba.

Suriah. . . . . Ladang Pengokohan Kekuatan antara Al-Qaeda dan Syi’ah Setelah Irak

Dunia sekarang melihat pada dua kubu besar dan memiliki peta politik yang strategis. Ya, Al-Qaeda dan Syi'ah. Al-Qaeda yang terkenal dengan personel-nya dari jazirah Arab, telah lama membentangkan peta “penaklukan” ketika berada di Afganistan. Saat itu masih ada komandan “jenius” Syaikh Usamah bin Laden -taqobalahullah- yang merancang ide penaklukan bersama dengan Insinyur jihad Syaikh Dr. Aiman Al-Zhawahiri dari Afghanistan menuju pembebasan Palestina.

Demikian pula dengan Syi'ah, setelah revolusi Iran digulirkn, maka digulirkan pula peta politik khamsiniat yaitu program yang memiliki fase selama 50 tahun untuk membangun daulah safawiyah.

Hal ini menjadi sangat terasa, ketika Syaikh Abu Mush'ab Al-Zarqowi memainkan perannya di Irak bersama jama’ah-jama’ah Jihad yang kemudian disusul oleh berdirinya Al-Qaeda yang dikepalai oleh Syaikh Abu Hamzah Al-Muhajir yang beranggotakan 12.000 mujahidin.

Dari Irak bertolak ke Suriah

Irak lah awal pengokohan tersebut, dimana Negara menjadi saksi kedengkian syi’ah yang kemudian Negara diruntuhkan (atas izin Allah) oleh konspirasi seorang syi'i, Ibnu Alqomi,  dengan pasukan tartar yang menggenangi Baghdad dengan warna merah darah penduduknya. Ketika pemerintahan baru dibuat dengan settingan AS yang menggandeng Rafidhi Nur Al-Maliki beserta kawan-kawannya untuk memberantas Ahlussunnah di Irak yang kemudian disinyalir penggeraknya mujahidin dari Al-Qaeda.

Aroma eksitensi kekuatan itu tercium setelah mujahidin dari berbagai jama’ah (Jaisyul Fatihin, jundush shahabah, Kataib Anshar Al-tauhid wal Jihad yang setelah itu tergabung dalam Al-Qaeda internasional)  berkumpul dan membentuk majlis syuro mujahidin yang kemudian membentuk hilful muthayyabin. Maka setelah bermusyawarah, dibentuklah daulah Islam Irak pada tanggal 27 Ramadhan/13 Oktober 2006 dibawah pimpimnan Abu Umar Al-Husaini Al-Baghdady -rahimahullah-. Negara Islam ini menaungi poropinsi Baghdad, Anbar, Diyala, Kirkuk, Salahuddin, Nainawa dan daerah-daerah sekitar yang mana disana ditegakkan mahkamah syari’ah yang mengayomi warga.

Disamping itu, geliat syi'ah di Irak pun terasa. Jaisyul mahdi (tentara Mahdi) yang dikomadoi Moqtada Shadr, telah memnampakkan eksistensi mereka di Irak. Gerakan ini muncul pada akhir tahun 2003. Sebagaimana yang terdokumentasikan bahwa kelompok bermanhaj syi'ah ini banyak membunuh warga ahlussunnah.  Jaisyul mahdi pun memiliki penjara Badusy di Mushul, dimana penjara ini menjadi saksi kekejaman rafidhah terhadap ahlussunnah. Disamping itu juga, para pejabat syi'ah berusaha untuk mendominasi parlemen agar mereka bisa menancapkan kuku-kuku mereka di negri dua anak sungai.

Namun  sayang sekali, selama 5 tahun terakhir mujahidin Daulah Islam Irak terus mengalami kemajuan dalam menghantam  kekuatan rafidhah di Irak.  Tiap minggunya, mujahidin Irak yang diwakili oleh kementrian media Daulah Islam Irak, memberitakan operasi militer yang kebanyakan menargetkan pasukan amerika dan milisi jaisyul mahdi serta pejabat syi'i.

Suriah…. Engkau selanjutnya…

Kezaliman akan senatiasa melahirkan manusia-manusia yang akan berusaha menghapus kezaliman tersebut. Semakin besar tekanan maka daya dorong pun semakin kuat. Kata-kata tersebut yang lebih pantas menggambarkan kondisi rakyat Suriah. Betapa tidak, algojo-algojo Bashar Al-Asad begitu beringas memperlakukan rakyat muslim Suriah, terutama mereka yang memiliki komitmen tinggi terhadap Islam. kota Hama pun menjadi saksi pembantaian besar-besaran pasukan Al-Asad.

Setiap hari mereka hanya bisa mengadukan kesakitan mereka kepada Allah. Mereka mengangkat kedua tangan sambil berurai airmata merintih “wa Islamaah” “Duhai Islam”. Takbir pun menggema untuk membesarkan jiwa mereka.

Daya dorong atas tekanan kezaliman akan datang dari berbagai arah. Dan daya dorong itu mulai muncul dengan nama Front Al-Nusrah untuk penduduk Syam . bulan Februari lalu, kelompok ini tampil dalam sebuah rilis video yang diproduksi oleh media Al-Manar Al-Baidha’, diambil dari sebuah nama kota sebelah timur Damaskus, menyampaikan pesan yang diwakili oleh penanggung jawab umum kelompok tersebut, Al-Fatih Abu Muhammad Al-Jaulani. Sebuah pesan yang berjudul “Labbaiki Homs” menanggapi kekejaman yang terjadi di Homs khususnya dan di Suriah secara umum.

......Hal ini kembali mengingatkan kita beberapa tahun yang lalu sebelum berdirinya Daulah Islam Irak,penggerak jihad  hanya 17 orang pemuda. Kemudian menjadi kelompok sporadis yang menyebar diberbagai daerah-daerah di Irak.....

Video yang berdurasi 45:26 menit tersebut menyajikan operasi martyr yang dilakukan oleh Abul Barro’ Al-Syami telah mejatuhkan korban dipihak keamanan Suriah. Begitu juga dengan beberapa ledakan pada patroli petugas keamanan Suriah. Operasi tersebut juga sebagai bentuk balasan atas kekejaman yang dilakukan aparat Suriah terhadap rakyat muslim Suriah. Dan operasi-operasi tersebut akan terus berlangsung.

Pemuda dari kota Al-Ghautah dan Damaskus mengumumkan baiatnya pada kelompok jihad ini. Di tengah-tengah perkumpulan warga Suriah mereka menyampaikan orasi untuk membela muslim Syam dari rezim Nusairi yang kejam.

Hal ini kembali mengingatkan kita beberapa tahun yang lalu sebelum berdirinya Daulah Islam Irak. Penggerak jihad  hanya 17 orang pemuda. Kemudian menjadi kelompok sporadis yang menyebar diberbagai daerah-daerah di Irak.

....Begitu juga dengan Hizbullah, pada bulan Desember 2011 Hasan Nasrullah yang jelas-jelas dihadapan media mengumandangkan dukungannya untuk pemerintah Bashar Al-Asad.....

Narsarullah berorasi mendukung Rezim Al-Asad

Sebagaimana terjadi pertarungan yang hebat di Irak antara mujahidin dan milisi Syi'ah, di Suriah juga kembali menjadi ladang baru untuk menancamkan kekuatan mereka. Hizbullah dan Jaisyul Mahdi sangat jelas intervensinya dalam mendukung rezim Nusairiyyah. Maklum, mereka adalah saudara meskipun Syi'ah (yaitu Imamiyyah) tidak mengakui Nusairiyyan dari golongannya, namun permusuhan terhadap ahlussunnah lah membuat mereka berada dalam satu barisan. Meskipun Moqtada Al-Shadr membantah keberadaan pasukannya, namun media Suriah dan media timur tengah melalui tulisan Muhammad Al-Wadi menyampaikan ada sekitar 4600 personil jaisyul mahdi berangkat ke Suriah pada 2 bulan akhir tahun 2011 dalam rangka membatu rezim Asad mengahadapi demonstran. Begitu juga dengan Hizbullah, pada bulan Desember 2011 Hasan Narlullah yang jelas-jelas dihadapan media mengumandangkan dukungannya untuk pemerintah Bashar Al-Asad.

Sebulan yang lalu, Ayatullah Jannati melalui khutbah Jum’at di Universitas Teheran mengeluarkan fatwa bahwa  wajib dan Fardhu hukumnya membela rezim Suriah Alawi Nusiri karena takut Suriah akan jatuh ditangan para Nawashib yang mereka sebut sebagai musuh Ahlul Bait. Kita pun tidak lupa dengan "revolusi" bahrain yang para demonstrannya mengangkat syi'ar-syi'ar syi'ah. warga Ahlussunnah pun tidak luput dari aniaya mereka.

Front Al-Nusrah, meskipun masih memiliki jumlah personil yang sedikit, namun tidak sedikit dari para Analisis timur tengah yang memprediksikan bahwa kelompok ini nanti akan melebur menjadi Al-Qaeda.

Pergolakan ini menggiring ingatan kita untuk sampai ke tepi hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dimana beliau bersabda:

سيصير الأمر إلى أن تكونوا جنودا مجندة، جند بالشام وجند باليمن وجند بالعراق. قال ابن حوالة خر لي يا رسول الله إن أدركت ذلك فقال: عليك بالشام فإنها خيرة الله من أرضه يجتبي إليها خيرته من عباده، فأما إن أبيتم فعليكم بيمنكم واسقوا من غدركم فإن الله توكل لي بالشام وأهله. 

Urusan ini akan sampai pada pasukan yang akan dibariskan. Pasukan di Syam, pasukan di Yaman dan pasukan di Irak. Ibnu Khawalah berkata: wahai rasulullah, pilihkan untuk saya jika aku menjumpai hal tersebut. Beliau bersabda: hendaklah engkau memilih Syam 9bergabung dengan pasukan Syam.red) karena mereka pilihan Allah dari muka bumi yang Ia pilih dari hamba-hamba-Nya. Jika engau tidak bisa, maka ke Yaman kalian dan berilah minum dari sumber-sumber mata air kalian, karena Allah memilih untukku Syam dan penduduknya”(hadits dikeluarkan oleh imam Abu Dawud dari Abdullah bin Khawalah yang disahihkan oleh Ibnu hibban dan Syaikh Al-Bani)

Di Irak mereka muncul dengan nama jaisyul mahdi. Di yaman mereka muncul dengan nama Al-Houthi. Di Yordan (masih Syam) mereka muncul dengan nama Hizbullah. Namun mujahidin hanya terkenal dengan satu nama yang menggema, AL-QAIDAH. Sama-sama secara zahir mengangkat panji hitam. Sama-sama dalam penantian menuju pembaiatan Imam mahdi yang akan datang (meskipun beda versi). Namun, Thaifah Manshurah itu adalah yang jernih aqidahnya, aqidah wala dan baro'nya kokoh, lemah lembut terhadap orang beriman, keras terdahadap orang kafir, senantiasa berjihad di jalan Allah untuk menegakkan kalimat-Nya dan tidak takut celaan orang-orang yang suka mencela. Anda bisa merasakan siapa yang nanti menjadi pilihan Allah. Apakah Syi'ah yang sepanjang sejarah berkoalisi dengan orang kafir ataukah Al-Qaeda yang menolak untuk berunding hingga hukum Allah benar-benar tegak dan muslim Palestina merasa aman?

Wa akhiru da'wana anil hamdu lillahi Rabbil 'alamin.

Share this post..

latestnews

View Full Version