View Full Version
Jum'at, 27 Nov 2015

Fir'aun Binasa dengan Doa Nabi Musa Setelah 40 Tahun, Bersabarlah dalam Doa!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulilah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Nabi Musa berdoa untuk kebinasaan Fir’aun dan bala tentaranya dengan diaminkan oleh Nabi Harun. Kemudian Allah kabulkan doa keduanya setelah 40 tahun. Ya, Fir’aun binasa setelah 40 tahun.

وَقَالَ مُوسَى رَبَّنَا إِنَّكَ آَتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَى أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّى يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ قَالَ قَدْ أُجِيبَتْ دَعْوَتُكُمَا

Musa berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia, ya Tuhan kami akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih." Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua".” (QS. Yunus: 88-89)

Dosa Fir’aun bukan hanya mabuk-mabukan, bunuh orang, mencuri, atau mengaku wali, atau mengaku Nabi; tapi ia orang durhaka yang mengaku sebagai Tuhan. Dosa apakah yang lebih besar dari ini?

Doa kebinasaan ini dipanjatkan setelah Fir’aun dan bala tentaranya menolak kebenaran, mendustakan utusan Allah, lebih memilih kesesatan dan kekufuran, lalu menentang kebenaran dengan cara zalim lagi sombong.

Kemudian yang mendoakan kehancuran dan kebinasaan Fir’aun adalah Nabi Musa dan Harun, keduanya adalah Nabi dan utusan Allah. Namun dengan hikmah-Nya, Allah kebulkan doa keduanya setelah empat puluh tahun.

Ibnu Katsir Rahimahullah menukil pendapat tentang waktu kehancuran Fir’aun, “Sesungguhnya Fir’aun hidup 40 tahun setelah doa ini.”

Benar, bahwa Allah telah janjikan pengabulan doa kepada para hamba-Nya. Namun kapan-nya, tidak diberitahukan. Bisa jadi sekarang, sehari kemudian, sepekan setelah itu, setahun dua, atau sepuluh tahun kemudian. Yang pasti, Akan dikabulkan.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”.” (QS. Ghafir: 60)

Pastinya, Allah tidak melakukan sesuatu dengan sia-sia. Bisa jadi ditundanya kehancuran Fir’aun ini untuk memperbanyak pahala bagi Nabi Musa dan kaumnya, atau untuk menegakkan hujjah yang nyata bagi Fir’aun, atau sebab lainnya.

Pelajaran bagi kita, agar tidak terburu-buru dengan pengabulan doa. Bahwa doa hamba akan dikabulkan selama ia tidak terburu-buru. Yaitu ia berkata, “aku sudah berdoa ini dan itu, tapi tidak jua dikabulkan,” lalu ia berhenti berdoa. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version