View Full Version
Kamis, 25 May 2017

Kenaikan Harga Listrik dan Bahan Pokok Sambut Bulan Ramadhan

Oleh: Cucu Hayati, Ibu Rumah Tangga Bandung

Tak terasa sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan yang begitu dinantikan oleh milyaran umat Islam. Bulan Ramadhan salah satu syariat Islam yang berfungsi untuk menundukan segala hawa nafsu. Bulan Ramadhan disebut juga bulan Al-Quran, yakni sebagaimana kita tahu Al-Quran diturunkan pada bulan mulia tersebut.

 

Ramadhan Umat Islam

Menyambut bulan Ramadhan, seharusnya umat Islam disibukkan berbagai aktivitas ibadah yang lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. Namun sayangnya sebagian dari mereka tidak sibuk dalam masalah umat. Keshalihannya hanya terlihat dalam aspek pribadi dan ibadahya saja, sedangkan dalam hal sosial kemasyarakatan, begitu pula dalam kepedulian terhadap nasib urusan umat secara keseluruhan tidak terlihat.

Umat juga malah disibukkan dengan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga mereka yang terus melonjak naik tak terkendali. Kenaikan bahan pokok memasuki bulan Ramadhan bahkan mencapai 100% di berbagai pasar di Indonesia (Liputan 6.com).

Juga rakyat dipusingkan oleh kenaikan listrik yang membengkak sehingga kian menyengsarakan rakyat. Entah apa penyebabnya, karena menjelang bulan Ramadhan hal ini seperti sudah rutin terjadi. Tahun 2017 ini diperparah dengan liberalisasi listrik yang sudah naik sekitar 100 persen secara bertahap dari Januari lalu.

Rakyat semakin terpuruk dalam kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah yang seharusnya disibukkan dalam mengatasi dan melalukan penstabilkan harga bahan pokok di pasaran, mengupayakan kesejahteraan rakyat, justru sibuk mengurusi masalah lain.

Padahal masalah ekonomi yakni kemiskinan yang menjerat bangsa ini sejatinya masalah penting yang harus segera dituntaskan sesuai dengan cita-cita mulai yakni tercapainya kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. [syahid/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version