View Full Version
Rabu, 09 Jul 2014

Pemilu Indonesia Termahal di Dunia, Habiskan Biaya Rp 20.000.000.000.000,-

JAKARTA (voa-islam.com) - Pemilu yang paling rumit dan membutuhkan biaya paling mahal di dunia adalah di Indonesia. Dengan melibatkan sebanyak 4,5 juta petugas pemilu, biaya yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia adalah sebesar Rp 20 triliun.

Hal ini terjadi karena Pemilu Indonesia menggunakan asas secara langsung untuk kursi DPD, DPRD, DPR RI. Indonesia sebagai negara terbesar demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat.

Pilpers putaran pertama menghabiskan dana Rp 4 Triliun, sedangkan Pilpres putaran kedua Rp 3,9 Triliun. Termasuk biaya petugas, logistik, dan keamanan.

Pilpers putaran pertama menghabiskan dana Rp 4 Triliun, sedangkan Pilpres putaran kedua Rp 3,9 Triliun. Termasuk biaya petugas, logistik, dan keamanan.

Untuk Pemilu legislatif menyedot anggaran yang tidak kalah fantastis, mungkin tidak banyak masyarakat kita yang tahu atau mengerti atau memang tidak peduli bahwa biaya penyelenggaraan pemilu legislatif 2014 ini sebesar lebih dari Rp 16 triliun.  Kalau nolnya ditulis, Rp. 16.000.000.000.000,-.

Mengenai biaya pemilu legislatif ini,  tentu ada pendapat beragam. Satu pihak mengatakan,  inilah biaya yang pantas kita bayar kalau kita menginginkan sistem demokrasi. Pihak lain mengatakan,  harus dicari cara lain agar biaya pemilu tidak setinggi itu.

Bagi pihak rakyat kecil yang di luar partai peserta pemilu dan yang merasa tidak ada keuntungan apapun  dari kegiatan ini akhirnya tinggal rasa heran saja ,  apa sih,   memilih angggota anggota DPD, yang entah apa kerjanya,  anggota anggota DPRD I & II ,  yang entah apa fungsinya,  memilih anggota anggota DPR yang banyak bolos,  tidur ketika sedang sidang dan banyak yang korupsi.

Pemilu legislatif kemudian disusul pemilu presiden,  mungkin bagi sebagian besar rakyat Indonesia hanyalah ritual  lima tahunan yang tidak ada artinya.

Apakah mubazir? Bagaimana pendapat Anda? [brbs/adivammar/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version