View Full Version
Kamis, 03 Mar 2011

Aktifis “Facebook” Serukan Unjuk Rasa Sejuta MassaTuntut Hak Kembali Ke Palestina

Gaza-Infopalestina: Aktifis Palestina menyerukan aksi unjuk rasa sejuta orang bertujuan menyukseskan hak kembali ke Palestina bersejarah pada 15 Mei mendatang.

Dalam salinan pernyataan yang diterima Infopalestina, Rabu (2/3) para aktifis menyatakan, “Setelah tawakal kepada Allah dan setelah suksesnya revolusi Mesir dan Tunisia, serta keyakinan kepada hak bangsa kami untuk kembali ke Palestina dan guna menerapkan keputusan internasional terkait hak kembali bagi pengungsi, kami menyerukan kepada segenap rakyat untuk kembali ke Palestina, lewat kata dan perbuatan dengan aksi nyata pada 15 Mei mendatang.”

Sejumlah kelompok yang menamakan dirinya dengan “Unjuk Rasa Hak Kembali 2011” menegaskan bahwa hak kembali bagi pengungsi merupakan hak hukum, politik, kemanusiaan, moral, dan agama yang tidak gugur dengan berlalunya waktu, seluruh rakyat Palestina harus bekerja menyukseskannya.”

Mereka menyerukan aksi sejuta warga Palestina untuk kembali ke Palestina yang bersejarah, seluruh pengungsi dan mereka yang terusir supaya kembali ke rumah mereka kembali.

Mereka menegaskan pentingnya langkah ini sebagai awal merealisir ketetapan 194, dan langkah berikutnya mengakui hak kembali dan ganti rugi yang harus mereka terima.

Kelompok yang membuat halaman di facebook ini menegaskan bahwa aksi yang direncanakan bersifat damai dan merakyat. Menurut mereka, “Unjuk Rasa kembali adalah legal dan tidak ada seorangpun yang berhak menghalangi dan menggagalkannya.”

Mereka menuntut segenap individu, pemerintah, lembaga Palestina, Arab dan internasional untuk mendukung aksi ini dan bekerja sama dengan mereka untuk mengembalikan pemilik yang sah ke negeri mereka.

Sumber-sumber yang dekat dengan kelompok aktifis ini menyebutkan bahwa motif penyelenggaraan aksi unjuk rasa damai sejuta massa akan bertolak dari Gaza dan Tepi Barat serta sejumlah negara tetangga, Libanon, Suria, Yordania dan Mesir dimana terdapat pengungsi Palestina yang terusir sejak penjajahan tahun 1948, mereka diharapkan melewati perbatasan dan kembali ke Palestina bersejarah.

Sumber-sumber memprediksi bahwa Israel akan menggunakan sarana represif menghalangi aksi massa ini, namun ditegaskan bahwa “Massa akan mampu menghadapi sarana refresif ini, sebab tidak mungkin ada satu kekuatan di muka bumi ini yang bisa membungkam rakyat secara menyeluruh yang menghendaki kehidupan.” (yub)

Untuk berkomunikasi dengan aktifis ini silahkan mengakses link berikut ini:

 


latestnews

View Full Version