


Gaza – PIP: Sebuah laporan yang dikeluarga kementrian tawanan Palestina di Jalur Gaza, menyebutkan bahwa pasukan penjajah Zionis Israel telah menahan lebih dari 370 warga Palestina selama bulan Mei lalu dalam 540 aksi penyerbuan ke berbagai wilayah Palestina yang diduduki Israel.
Menurut data dalam laporan yang diterbitkan hari Ahad (5/6), kemarin, itu disebutkan bahwa di antara korban yang ditangkap dan ditahan ada 40 anak, yang paling kecil berusia 13 tahun, 5 wanita dan dua anggota dewan ditambah sekitar 20 aktivis asing.
Laporan ini menjelaskan bahwa prosentase terbesar aksi penangkapan ini terfokus di kot Hebron sebanyak 75 orang. Sementar itu ada warga Palestina dari Jalur Gaza yang ditangkap saat berada di pelintasan Beit Hanun saat hendak meninggalkan Jalur Gaza untuk berobat akibat sakit kanker yang diderita.
Direktur Penerangan Kementrian Tawanan Palestina, Riyad Asyqar menyatakan bahwa selama bulan Mei para tawanan Palestina yang mendekam di penjara Zionis Israel melakukan aksi mogok makan, sebagai protes atas kondisi penahanan mereka yang keras, serta untuk menghentikan kebijakan pengisolasian para pemimpin tawanan, dan meminta dibebaskannya para tawanan yang diisolasi.
Asyqar menjelaskan bahwa selama bulan Mei pihak penjar Zionis Israel terus melakukan kebijakan perpanjangan penahanan administratif terhadap para tawanan dan memperpanjang penahanan isolasi. Seperti yang dialami Sekjen Front Rakyat untuk Pembebasa Palestina (PFLP), Ahmad Sadat, yang diperpanjang selama 6 bulan lagi, sementara dia sudah mendekam dalam sel isolasi selama dua tahun. (asw) www.infopalestina.com