View Full Version
Senin, 06 Mar 2017

Jengahnya Muslimah dengan Tingkah Selfie Petinggi Negeri

Sahabat Muda Voa-Islam...

Foto yang beredar di medsos tentang tingkah petinggi negeri, muslimah lagi, saat berselfie dengan raja dari Saudi begitu memiriskan hati. Bagaimana tidak? Tingkah mereka seolah tak ada bedanya dengan ABG belasan tahun yang butuh eksis, sehingga tak malu selfie kapan pun dan dimana pun tanpa peduli waktu, posisi dan harga diri.

Terlepas diri yang berposisi sebagai seorang ibu dan juga menteri, tidak ingatkah bahwa yang sedang ditemui adalah seorang raja satu negeri? Terlepas dari posisi beliau sebagai Raja, tidakkah mereka tahu bahwa yang dihadapi adalah seorang yang ulama dari negeri tempat Mekkah dan Madinah berada?

Raja Salman adalah seorang hafidz Quran yang tentu saja sangat menjaga interaksi dengan lawan jenis. Oh, bisa jadi mereka tidak tahu. Bilapun tidak tahu, paling tidak penghormatan terhadap seorang yang sudah berusia sepuh haruslah tetap dijaga. Masa iya seorang kakek berusia 81 tahun diajak selfie/wefie dengan posisi sebegitu rupa?

Saya pribadi malu sekali melihat foto yang tersebar tersebut. Entahlah bila rasa malu dan unggah-ungguh itu tidak lagi dimiliki oleh petinggi negeri ini. Sering saya ingatkan pada para ABG di luar sana agar menjaga diri dari selfie yang kemudian diunggah di medsos. Dan kali ini, bukan hanya si ibu menteri tapi anggota DPR pun sebelas dua belas tingkahnya di depan Raja Salman dari Saudi.

Para netizen pun banyak mengungkapkan rasa jengahnya di medsos. Salah satunya adalah yang memakai nama akun Dee Ibrahim mengungkapkan isi hatinya di status Yana Nurliana sebagai berikut:

Ketika harga diri sebagai muslimah Indonesia dan wanita pada umumnya, merasa terganggu dengan perilaku 2 orang perempuan yang mau tak mau posisinya bisa dianalogikan sebagai "wakil" perempuan Indonesia karena titel publik figur yang dilekatkan kepada mereka.

Kalau saya merasa dan bilang, "jijik!" pada adab perilaku mereka yang jauh dari rasa malu dan kesopanan ketika bertemu dengan utusan negara Islam, kemungkinan banyak yang bilang saya lebay.

Apa salahnya mengakrabkan diri? 
Apa salahnya ambil selfie buat dokumentasi? 
Apa salahnya? Situ iri ya? 

Ya, begitulah..

Dan keadaan diperparah dengan sikap dan pandangan mereka pada Islam.
Pada Ilmu Islam. 
Pada Syariat Islam. 
Pada Hijab Islam. 

Dan reaksiku yg pertama ketika melihat poto dan posisi selfie dimana badan anak cewek itu merendah hampir sejajar perut tamu laki laki yang seharusnya di hormati dengan rasa hormat yang dalam.. dan anak cewek itu kan mendongakkan kepala mengambil posisi wefie bertiga dengan si mami...

Otomatis saya beristighfar...dan merasa MALU... 

ya, memang saya lebay, orang lain yang menjatuhkan harga dirinya sebagai wanita Islam, lah saya yang malu.. 

Karena mau tidak mau, ajaran bahwa sesama muslim/ah itu bersaudara, melekat di jiwa saya.. 
Bagi mereka berdua mengaku Islam, dan kalau sudah mengaku begitu, berarti mereka adalah saudari saya seIman Islam.. 

Mau bicara, tak mampu karena memang tak ada jalurnya. 
Akhirnya berdo'a, semoga kejadian memalukan harga diri wanita Indonesia (mau tak mau loh ya, karena potret wefie mereka terlanjur tersebar secara internasional dan apa yang ada di pikiran orang luar yang awam tentang wanita Indonesia, ya otomatis mereka melihat contoh adab perilaku dari 2 wanita Indonesia di Wefie tersebut ) tidak terjadi lagi dan terulang lagi. Aamiin. 

# ini sudah nahan nahan tidak mau komentar tentang wefie yang bikin malu itu tapiii kepancing juga di sini.

Jadi bagaimana atuh, cerewetnya saya keluar juga ha ha ha ha... 

Jujur, my dear Yana Nurliana.. 
Emang saya kaget dan kesal melihat wefie yang jauh dari etika kesopanan dan adab laku berkelas itu... 

***

Ah...semoga saja sedikit kegelisahan dan kepedulian ini sampai ke yang bersangkutan. Bilapun tidak, doa dan harapan segenap muslimah yang peduli semoga melangit dan kembali ke bumi untuk kehidupan yang lebih baik. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

 

Share this post..

latestnews

View Full Version