View Full Version
Sabtu, 16 Sep 2017

Flakka Si Cantik Syaitan, Peran Pengasuhan dan Ibu Elly Risman

Oleh : Raidah Athirah

Saya mencoba mengingat lagi tentang berita hebohnya pil syaitan yang membuat manusia bisa berubah jadi gila dan berhalusinasi tingkat tinggi.

Ya, ada satu kasus di Polandia terkait seorang model cantik yang banyak menimbulkan spekulasi yang sampai hari ini masih tak terselesaikan. Salah satu dugaan ia mengkomsumsi pil zombie ini, flaka. Entah benar apa tidak. Yang pasti ia memang bertingkah gila sebelum ditemukan meninggal setelah terjun dari atas gedung rumah sakit.

Belum lagi berita tentang seorang pria yang berlari keluar rumah dalam keadaan telanjang dan mengatakan pada kerumunan orang bahwa ia dikejar seekor anjing shepherd. Ini belum seberapa gila. Di negeri Paman Sam ada beberapa laki-laki lari dengan kondisi bugil dan ditemukan (maaf) berhubungan seks dengan pohon.

Masih banyak lagi kegilaan yang di luar nalar kita sebagai manusia. Membayangkan saja kita sudah merasa sangat takut, apalagi harus menyaksikan dengan mata kepala sendiri.

Nauzubillah min dzalik ...

Astagfirullah Ya Rabb...

Allah Ya Rabb...Ampuni Kami.

***

Pil Flaka ini bukan baru muncul saat ini. Kehebohannya sudah sejak tahun 2013. Cuma saya pribadi tidak pernah menyangka bahwa pil syaitan ini bisa tersebar di tanah air. Saya seperti tak mau menerima.

Berulang-ulang saya mengecek kebenaran berita. Saya browsing tentang apa yang dibagi di beranda dengan harapan video dan foto itu hanya berita hoax semata.

Ya Rabb...Kita benar-benar lalai. Kita lalai...
Pil itu sudah melewati tenggerokan anak-anak kita. Anak-anak malang yang lepas dari pengawasan orang tua. Sudah jatuh korban. Kita benar-benar darurat Narkoba.

Buka mata ibu-bapak semua! Kegilaan ini bukan masalah biasa. Kita sedang dalam ancaman luar biasa tapi tak melakukan apa-apa.

Bapak-Ibu tahu nggak? Flakka ini jenis Narkoba yang murah meriah tapi nyawa putra-putri Bapak-Ibu sudah berada di tenggorokan ketika mulut mereka mencoba dengan alasan rasa penasaran.

Inilah jenis kegilaan yang sedang populer di kalangan remaja yang orang tua mereka lalai dengan hanya sekadar bertanya ;

"Nak.....bagaimana kegiatan kamu hari ini?"

"Say....Boleh kenalin Bapak dan Ibu ke teman-temanmu?"

"Ada yang mau kamu mau cerita ke Mama?"

Terlalu sibuk...Ya, sibuk sekali!

Saya harap Bapak dan Ibu mulai sadar bahwa pengawasan dalam arti pengertian haruslah Bapak-Ibu tunjukkan sebelum pil syaitan ini benar-benar merampas dan melemparkan jiwa anak-anak malang ini ke dasar kegilaan yang tak tertolong.

...Fitnah zaman kian besar. Itulah mengapa sudah bukan masanya lagi kita sebagai orang tua hanya berkutat dalam perang komen dan ego di dunia syber,...

Bayangkan Bapak-Ibu...

Konselor terapi obat dari Amerika bahkan memberikan ultimatum bagi semua pihak tentang bahaya pil Flakka yang hanya dalam tiga hari saja digunakan, anak-anak malang ini sudah masuk dalam kategori kegilaan yang parah.

Sebagai seseorang yang pernah mengkomsumsi pil anti depresi, saya melihat bagaimana dokter dengan sangat hati-hati meresepkan jenis obat-obatan penenang. Mengingat di saat puncak depresi, perilaku saya kadang di luar kendali....Allah Ya Rabb....Hamba yang dhoif ini memohon perlindunganMu.

Saya berharap Bapak-Ibu benar-benar melakukan sesuatu untuk mencegah kegilaan ini semakin menyebar.

Saya sangat benci kekerasan tapi saya setuju diberlakukan hukuman mati bagi pengedar obat-obatan.

Obat murah yang pertama kali diproduksi di Cina dan Pakistan ini bukan saja membahayakan diri sendiri tapi juga orang banyak. Mereka melakukan hal-hal gila di luar batas nalar. Berlari di jalan raya dalam keadaan telanjang, membawa senjata tajam karena berhalusinasi dikejar perampok dan masih banyak lagi yang orang normal sendiri tak terpikirkan.

Bapak-Ibu harus melakukan sesuatu!

Melihat dari namanya Anda semua pasti terpesona karena memiliki arti yang indah yang diambil dari bahasa Spanyol yang berarti seorang wanita cantik dengan bentuk tubuh yang aduhai (langsing).

Tak disangka fitnah Flakka ini bisa menghancurkan hidup seseorang lebih berbahaya dari jenis kegilaan yang lain.

Membaca berita di beranda membuat saya menggigil, ada rasa ketakutan. Mungkin hari ini keberadaan pil syaitan itu bukan di tempat kita. Tapi apa kita menjamin bahwa hal-hal gila di luar sana tidak akan sampai ke leher putra-putri kita?

Fitnah zaman kian besar. Itulah mengapa sudah bukan masanya lagi kita sebagai orang tua hanya berkutat dalam perang komen dan ego di dunia syber, di saat bersamaan ada tangan-tangan syaitan yang sudah hampir dekat merangkul putra-putri kita yang sangat kesepian.

Peran pengasuhan dan pengawasan kita hari ini dipertanyakan.

Itulah mengapa saya benar-benar marah ketika ada gerombolan anak-anak Alay dan orang tua labil yang membully Ibu Elly Risman karena khilaf beliau, yang karena rasa sayang beliau kepada anak-anak negeri ini.

Beliau mengajak kita untuk bangun dan sadar bahwa bahaya dan rangkulan syaitan ada dimana-mana. Lengah sedikit anak-anak kita bisa menjadi korban.

Beliau berteriak kepada Bapak-Ibu yang hari ini lalai mengurus anak -anak untuk mengingatkan lagi apa peran Bapak-Ibu sebagai orang tua di dunia ini.

Beliau menangis melihat betapa banyak anak-anak dan remaja yang menjadi korban karena hilangnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap mereka.

Bapak-Ibu... Kewajiban Anda bukan saja memberi makan dan membeli pakaian! Bila hanya itu dalam otak Anda maka level hewan pun bisa!

Mari kembali mengingat peran Anda semua sebagai orang tua!

Mari aktifkan kembali jiwa dan hati untuk menyiram tunas-tunas kecil ini!

Mari peluk lagi jiwa-jiwa anak kita !

Mari dukung perjuangan beliau dalam memberikan ilmu pengasuhan !

Mari bertindak sebelum terlambat !

Mari bergerak sebelum air sampai di tenggorokan!

Dalam doa di awal musim Gugur, semoga anak-anak negeri dilindungi dari syaitan dari golongan jin dan manusia (pengedar obat-obatan terlarang, pornografi, kejahatan penjahat kelamin dan orang tua yang durhaka kepada hak-hak anak). (riafariana/voa-islam.com)

Share this post..

latestnews

View Full Version