View Full Version
Rabu, 10 Nov 2010

Ledakan Bom Tewaskan 2 Tentara Koalisi

Dua tentara koalisi pimpinan Amerika telah kehilangan nyawa mereka dalam dua serangan terpisah di Afghanistan, Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) milik NATO mengatakan.

"Satu tentara tewas hari Selasa di selatan negara itu, dan satu lagi di sebelah timur pada hari Senin dalam dua ledakan bom terpisah," lapor seorang koresponden Press TV pada Selasa, mengutip pernyataan ISAF.

Setidaknya 629 tentara asing telah tewas di negara yang dilanda perang sejauh tahun ini, membuat 2010 tahun menjadi tahun paling mematikan sejak invasi dimulai tahun 2001 yang dipimpin AS di Afghanistan. Kebangsaan para tentara atau lokasi yang tepat dari serangan tidak diungkapkan.

Situasi keamanan terus memburuk di Afghanistan yang dilanda perang dan pasukan pimpinan Amerika yang dibunuh oleh pejuang Taliban meningkat dari hari ke hari.

Di tengah berkurangnya dukungan untuk perang sebagai akibat dari korban yang meningkat, komandan AS di Afghanistan Jenderal David Petraeus telah menggariskan jadwal untuk menyerahkan kontrol provinsi Afghanistan kepada pasukan keamanan lokal.

Petraeus berencana untuk mengajukan jadwal kepada pemimpin NATO pada pertemuan puncak di ibukota Portugal Lisbon pada tanggal 19 November, The Times melaporkan.

Menurut jadwal, kontrol di beberapa daerah akan diserahkan kepada pasukan keamanan lokal dalam waktu enam bulan.

Amerika Serikat dan NATO memiliki lebih dari 150.000 tentara di negara yang dilanda perang tersebut.

[muslimdaily.net/ptv]


latestnews

View Full Version