View Full Version
Ahad, 30 Apr 2017

Dua Tahun Penuh Ketidakadilan: Minoritas Dipaksakan Tindas Mayoritas

JAKARTA (voa-islam.com)- Beberapa belakangan ini kaum minoritas atau mayoritas kembali muncul diperdebatkan akibat segelintir oknum yang ingin memecah Indonesia. Bahkan menurut pengamat, kaum minoritas sekarang ini nampak sekali dijadikan "mesin" untuk menindas kaum mayoritas melalui kekuatan modal dan sebagainya.

"Saya ini sangat merasakan bahwa mayoritas dipaksakan untuk ditindas oleh kaum minoritas. Sebagai contoh etnis Cina yang berbuat salah tetapi dijadikan tidak salah. Saat itu ada etnis Cina yang melawan arus di jalan raya, tetapi polisi justru memarahi orang yang membawa mobil.

Di Cirebon juga saat itu ada rombongan ibu-ibu dengan entengnya dia ngomong, 'Lu olang tidak akan bisa makan kalau tidak oe'," kata ustadz Alfian Tanjung," Jum'at (28/04/2017), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Hal tersebut menurut Alfian terjadi lantaran ada yang pola asuh dan pola pergaulan yang salah. Sehingga, bebera belakangan ini golongan minoritas terlihat spesial di mata hukum.

"Dua tahun ini penuh dengan ketidakadilan. Konsep memanusiakan manusia hanya ditampakkan melaluo variabel saja," katanya lagi.

Perlu diketahui, belum lama ini juga etnis Cina memaki orang pribumi, yang tidak lain saat itu Gubernur Nusa. Tenggara Barat, yakni TGB Zainul Majdi. Oknum ini memaki-maki dengan bahasa-bahasa yang diyakini kuat penghinaan terhadap pribumi. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version