View Full Version
Sabtu, 22 Jul 2017

Pimpin DKI, Politisi: Anies-Sandi Tidak Perlu Menggunakan Visi dan Misi Milik Ahok

JAKARTA (voa-islam.com)- Tidak lama lagi Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta. Anies-Sandi pun banyak diberi saran dan masukkan sebelum memulai jabatan barunya.

Di antaranya adalah soal visi dan misi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. “Dalam Gubernur baru yang akan datang, Gubernur baru pegangannya visi dan misi miliknya. Tidak ada kewajiban memegang visi dan misi lain.

Ahok-Djarot kan sudah tamat. Tinggal Anies-Sandi mau buat apa untuk Jakarta,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik, Kamis (20/07/2017), di Jakarta. Setelah visi dan misi sudah di tangan, tinggallah implementasinya. Sedangkan untuk anggaran atau pendanaan dalam menjalankan beberapa programnya, menurut Taufik hal itu tergantung kepada keduanya.

“Menjadi Gubernur DKI itu tidaklah sulit, asal dia taat akan aturan yang ada. Ini betul. Uangnya ada. Potensinya itu setiap tahun mencapai Rp. 100 trilyun,” katanya lagi.

Untuk pendapatannya pun menurut Taufik Jakarta juga mempunyai masukkan yang cukup menjanjikan. “Hotel-hotel yang tidak bayar pajak. Dan yang belum bayar pajak sebaiknya ditempel dan berikan baliho: ‘Tidak bayar pajak’,” tambahnya.

Sehingga, budget yang diperkirakan hampir Rp. 400 trilyunan itu untuk Jakarta lima tahun menurut Taufik sebaiknya dibelanjakan demi kesejahteraan rakyatnya. “Ya, sesuai dengan tagline Anies-Sandi: Bahagia Warganya, Maju Kotanya,” tutupnya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version