View Full Version
Rabu, 16 Aug 2017

Masyarakat Jabar Dihimbau Tidak Dukung (Memilih) Pejabat yang Apresiasi Penjajah

JAKARTA (voa-islam.com)- Dewan Syuro PBB, MS Ka’ban menyentil pejabat yang mengucapkan terima kasih kepada penjajah, Belanda. Ka’ban, kendati tidak menyebut nama pejabat yang dimaksud, tetapi ia berpesan agar masyarakat setempat tidak mendukung apabila dia maju sebagai calon Guberur di Jawa Barat tahun 2018 mendatang.

Menurutnya, ucapan sang pejabat itu seperti tidak mencerminkan nilai-nilai luhur yang ada di Indonesia paska kemerdekaan. “Sampurasun….sadayana….berharap pada masyarakat Jawa Barat agar menolak calon Gubernur yang berterima kasih pada penjajah Belanda. Itu kualat pada leluhur,” tulisnya, di akun Twitter pribadi miliknya, kemarin, Selasa (15/08/2017).

Ada pejabat yang mengucapkan hal dimaksud oleh Ka’ban, yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dalam ucapannya Dedi mengapresiasi Belanda atas peninggalannya dahulu. Di antaranya adalah pembangunan yang masuk ke dalam kategori infrastruktur. Begini ucapannya seperti yang dikutip dari republika, Selasa (15/08/2017).

“Kita harus berterima kasih kepada Belanda, karena kita memiliki tatanan irigasi yang baik dan asset pemerintah yang luas. Jadi, penjajahan selama 3,5 abad tersebut ada sisi positifnya. Tidak melulu negatif.

Jika tak dijajah Belanda, Indonesia belum tentu mengerti akan tatanan pengelolaan air. Termasuk membuat pintu-pintu untuk mengatur keluar-masuknya air ke areal persawahan.

Pintu buatan Belanda itu awet, karena mampu berusia lebih dari 50 tahun bahkan sampai sekarangpun sisa peninggalan Belanda itu masih ada di setiap saluran irigasi.” (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version