View Full Version
Rabu, 23 Aug 2017

Jimly: PT Jangan Hambat Demokrasi dan Konsolidasi

JAKARTA (voa-islam.com)- Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie menyarankan agar Presidential Threshold (PT) untuk Pemilu 2019 di bawah 20 persen. Menurutnya apabila angka di bawah itu akan menjadi lebih baik karena akan memunculkan banyak calon.

"Nah, tapi memang lebih baik angkanya itu di bawah 20 persen. Lebih baik, lebih rendah supaya calonnya banyak," katanya, beberapa waktu lalu di kantor ICMI, Jakarta.

Selain itu, Jimly juga mengatakan bahwa angka di bawah 20 persen itu untuk mengantisipasi kekhawatiran yang ada, yakni adanya pengelompokan kubu. "Menimbang kekhawatiran saya akan adanya pengelompokan kubu," sambungnya.

Jimly juga mengingatkan bahwa angkat PT tersebut sebaiknya tidak menghambat lajunya demokrasi, ataupun justru menghambat konsolidasi. "PT yang 20 persen itu relatif sehingga kita tidak dapat pastikan konstitusional atau tidak, kecuali kalau berlebihan.

Makin tinggi, maka makin menghambat demokrasi kita. Pun makin rendah, akan pula menghambat konsolidasi," tambahnya.

PT 20 persen itu pun, jika mengikuti keputusan MK adalah konstitusional. "Yang 20 persen itu kan sudah kita praktekkan. Maka selama ini konstitusional dia. Itu keputusan MK," tutupnya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version