View Full Version
Sabtu, 29 Nov 2014

Jadikan Aceh Benteng Terdepan Ketahanan Pangan

SAREE, ACEH BESAR (voa-islam.com) -  Bumi Aceh Subur dan cukup menjajikan di sektor ril pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, begitu kiranya Ir. Didik Eka Putra salah seorang pengusaha ternama di bidang petanian dari Bintaro saat di temui penulis di sebuah diklat pertanian di kaki gunung Seulawah, saree Aceh Besar Kamis 28/11/2014, kehadiran  Didik di Aceh untuk pertama kalinya atas undangan mengajar ilmu pengetahuan bidang pertanian khusus “Organik”,  yang diikuti sejumlah peserta dari 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Didik yang sejak 2008 menceburi bidang pertanian organik khususnya pupuk di Jakarta , menyampaikan rasa terharunya bisa bergabung bersama para penyuluh dan petani dari seluruh Aceh, Didik punya pandangan ksusus tentang Aceh, alam Aceh ternyata punya prospek cukup cerah di sektor pertanian dan ini menjajikan, hal ini terungkap dari antusiasnya peserta pelatihan dalam mengikuti seluruh kegiatan tersebut di KampusUPTB Balai Pendidkan dan Pelatihan Pertanian Saree, Aceh Besar yang di gelar dari (28/11 -, 04/12 2014)  ungkap Didik saat di temui penulis.

Tren baru masyarakat terkini dalam memilih makanan tidak hanya penting untuk mengenyangkan perut akan tetapi mereka sudah mulai sangat memperhatikan dampak bagi kesehatan, hal ini ikut di pengaruhi oleh tingkat pendidikan dan taraf ekonomi yang semakin membaik, jelas Dididk.

Pangan organik merupakan pilihan untuk memenuhi kebutuhan, selain rasa lebih lezat juga menyehatkan, tetapi ketersediaan produk pangan organik tersebut sangat terbatas di pasaran, hal ini merupakan peluang sangat  besar bagi petani terutama di Aceh yang memiliki potensi alam sangat baik untuk petanian di tambah letak yang strategis berdekatan tiga negara tetangga Malaysia, Thailand dan Singapura, Terang Dididik pada penulis media ini.

Hal yang sangat krusial dan penting di sampaikan Dididk adalah perlunya perhatian dari Pemerintah dan semua pihak untuk menjadikan Aceh sebagai benteng terdepan dalam ketahan pangan menghadapi pasar bebas AFTA 2015 yang hanya tinggal menghitung hari, pernyataan Dididk ini sangat berdasar melihat kondisi strategis letak Aceh seperti mana yang telah di ungkapkannya di atas.

Sebagai informasi, Ir. Dididk Eka Putra adalah Direktur Fumure Indonesia yang bergerak di bidang pembuatan pupuk organik yang juga pemerhati pertanian organik di Indonesia, Didik sudah berjalan hingga 19 Propinsi dalam kapasitasnya sebagai pemerhati pertanian organik sekaligus menyumbangkan ilmunya dalam bidang organik khusus pupuk, seperti apa yang di lakukan Didik di Aceh hari ini. [tarmizi/bireun/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version