View Full Version
Rabu, 26 May 2021

Inilah 24 Fakta Palestina dan Israel yang Jarang Terungkap

 
 
(voa-islam.com)- Di bawah ini tulisan Rahmadiyanti Rusdi yang diambil dari akun facebooknya. Bagus untuk menjadi penambah wawasan tentang apa yang terjadi di Palestina dari rangkuman yang dia tuliskan berdasarkan link video yang tercantum di bawah ini. Selamat membaca.
 
Sebagai traveler saya suka menonton video-video perjalanan para traveler lain. Favorit saya adalah Rick Steves dan Joanna Lumley. Mereka memberi insight menarik dan memotret sebuah destinasi dari sudut pandang berbeda.
 
Khusus Rick Steves, rasanya hampir semua video-video perjalanannya sudah saya tonton di YouTube. Rick Steves juga pernah ke Palestina. Dia melakukan perjalanan di Palestina (dan Israel) selama dua minggu, antara lain ke Yerusalem, Betlehem, Ramallah, dan Hebron. Setelah kembali ke AS dari perjalanan tersebut, Rick melakukan presentasi tentang Palestina di beberapa kota di AS. Tujuannya selain memberi gambaran lebih utuh dari video-video perjalanannya, juga penggalangan dana untuk Bright Stars Bethlehem, sebuah organisasi non profit yang mempromosikan perdamaian dan keadilan di Palestina. Video presentasi ini direkam di Grace Lutheran Church, Palo Alto.
 
Berikut yang dapat saya rangkum dari presentasi Rick Steves di video ini, yang menurut saya banyak hal menarik yang Rick sampaikan. Lumayan panjang padahal cuma rangkuman. Sebagai catatan, Rick adalah warga AS, mendukung two-states solution, dan berusaha tidak mendukung salah satu (Israel atau Palestina). Dia ingin perdamaian. Meski begitu dari pemaparannya, terlihat sebenarnya dia frustrasi dengan Israel.
 
Mestinya video ini ditonton oleh traveler influencer yang diundang oleh Israel 1,5 tahun lalu dan sebagian menyebar mis & disinformasi tentang Palestina termasuk bujan (lebih parah). Kalau dari penerawangan saya, si bujan diundang oleh institusi yang sama.
Oke, untuk lebih jelas tonton videonya langsung di sini --> https://youtu.be/4JAQJ16W6wg.
 
Mohon maaf kalau ada terjemahannya kurang tepat atau salah.
1. Pemerintah AS menyumbang/investasi dana untuk warga Israel per orang, lebih besar dibanding untuk warga Amerika Serikat sendiri.
 
2. Rick tidak bisa menayangkan acaranya di TV (salah satunya di New York) karena menyebut kata "Palestine".
 
3. Ketika holocaust berakhir dan negara Isr43l berdiri pada 1947, jumlah orang Yahudi yang tewas pada holocaust sama dengan jumlah warga Yahudi di Palestina sekarang.
 
4. Slogan mereka kala itu: A land without a people for a people without a land. Tapi mereka lupa... faktanya saat itu, tanah yang mereka masuki itu ada orangnya. Banyak. Mereka (orang Palestina) sudah ada di sana sejak ribuan tahun. Lalu tiba-tiba saja mereka (orang Palestina) terusir. Mereka terusir dari kampung halaman mereka.
 
5. Penyebutan "teroris" atau "pejuang kemerdekaan/kebebasan" untuk orang Palestina, tergantung pada sisi mana kita berdiri.
 
6. Tidak memasukkan Gaza dalam presentasi ini karena lebih complicated, lebih bikin marah.
 
7. Rick menayangkan metamorfosis peta Palestina yang sejak 1946 makin menyusut (foto 1)
 
8. Sebelum tahun 1967, seluruh dataran tinggi Palestina dikuasai oleh Muslim Arab. Setelah 1967 (saat Isr43l memenangi perang), mereka mulai menguasai, hingga kini. Semua dataran tinggi mereka kontrol.
 
9. Tepi Barat sebenarnya milik Palestina, tapi sejak 1967, Israel memindahkan hampir setengah juta populasi orang Yahudi secara bertahap ke Tepi Barat. Mereka dibangunkan perumahan di bukit, rumah-rumah besar & indah dengan sekuriti ketat. Mereka rata-rata bekerja di Tel Aviv.
 
10. Mereka (warga Yahudi) tak perlu melewati border crossings, sebaliknya adalah keharusan bagi tapi warga Palestina. Ini adalah cara Israel membuat frustrasi warga Palestina. Ratusan bahkan ribuan pelintas Palestina tiap hari harus melewati border crossings ke tempat mereka bekerja/mencari nafkah. Seringkali hanya ada 3 tentara Israel yang berjaga. Itupun yang dua santai minum teh dan hanya satu tentara yang mengecek warga Palestina yang akan melintas. Bukan hanya berjam-jam tapi kadang seharian, dan belum tentu mereka dapat melintas.
 
11. Sangat terlihat jelas perbedaan perumahan warga Isr43l dengan warga Palestina di Tepi Barat. Rumah-rumah warga Isr43l besar-besar dengan pengamanan maksimal. Sedang rumah-rumah warga Palestina dapat ditandai dengan tandon air yang berwarna hitam. Supply air dikuasai Isr3el sehingga bila Isr43l sedang ingin mematikan akses air, ya mereka bakal mematikan begitu saja. Hal tsb membuat warga Palestina mengais-ngais air. Air yang sedikit kemudian terkena panas, bikin tandon air menghitam.
 
12. Ada sebuah poster tentang promosi tur di Palestina, yang hingga kini masih ada dan saya (Rick) suka sekali dengan poster ini. Poster ini sudah berusia lebih dari 100 tahun. Jadi kalau ada yang bilang Palestina baru ada belakangan, poster ini membuktikan sebaliknya. (foto 2)
 
13. Ada satu hal menarik di Betlehem, yang memiliki populasi orang Kristen paling banyak. Otoritas Palestina menentukan bahwa walikota harus orang Kristen. Jadi meski (andai) hanya ada satu warga beragama Kristen di Betlehem, maka dialah sang walikota.
 
14. Terkait sumber air, dari peta ini terlihat jelas Palestina sama sekali tidak menguasai sumber air, tidak sungai, tidak Laut Mati, tidak Laut Mediterania (foto 3). Semua dikontrol Isr4el (Isr43l emang sialan, ini saya yang ngomong, bukan Rick)
 
15. Palestina benar-benar negeri terkunci, tak punya bandara, tak punya kontrol terhadap perbatasan. Membuat Palestina tidak bisa membangun perekonomian. Kalaupun mau mencoba, tak akan bisa mendapatkan perdagangan yang adil.
 
16. Israel membagi wilayah jajahannya di Tepi Barat menjadi 3 zona: A, B, & C. Zona A wilayah kecil yang diatur secara otonomi oleh otoritas Palestina. Zona B dan C sepenuhnya dikontrol Isr43l & hampir tak ada manusia yang menghuninya, hanya hewan ternak & jalan raya. Efeknya apa? Bila terjadi "masalah" di zona A, Isr43l dengan mudah dapat mengunci semua negeri, dengan hanya menutup zona B dan C. Tak ada pergerakan karena otomatis jalan tertutup dan tak ada aktivitas.
 
17. Israel melakukan sesuatu yang pintar, ehm lebih tepat semacam "mean-spirited things". Mereka secara grand design ingin membuat orang Palestina frustrasi. Jika saya (Rick) tinggal di sana, saya tentu kesal banget. (Saya: Sama, Rick, mereka bukan pintar tapi licik, busuk, jahat pangkat 1000).
 
18. Bicara soal "tembok pemisah", ada sebuah kontradiksi. Dari sisi Isr43l terlihat baik-baik saja, tapi dari sisi Palestina, tembok itu merupakan art gallery, sesuatu yang pedih (foto 4)
 
19. Infrastruktur Isr43l sangat bagus, sama dengan di sini (Amerika Serikat). Seakan mereka memiliki semua uang di dunia untuk membangun infrastruktur tsb. Oh ya, salah satunya tentu saja karena mereka dapat uang pajak kita warga AS (foto 5)
 
20. Di Hebron jumlah tentara jauh lebih banyak dari warga Isr43l. Mereka tinggal di kondominium yg dibangun pemerintah Isr43l, yang di bawahnya terdapat pasar dan pemukiman warga Palestina. Dan mereka dengan seenaknya buang sampah ke bawah, sehingga warga Palestina membuat jaring (foto 6 & 7).
 
21. Jalan-jalan utama di Hebron ditutup oleh Isr43l, tak ada aktivitas di sana (foto. Masjid Ibrahim--makam Nabi Ibrahim (& istri, Sarah, Nabi Ishak & Ribqah, serta Nabi Yaqub & Liyah), dibagi 2 (foto 9). Sebagian masjid, sebagian sinagog (saya: tepatnya diduduki Isr43l, Om Rick)
 
22. Pada 1994 bulan Ramadhan, seorang warga Isr43l, Baruch Goldstein, melakukan pembantaian. Menembaki warga Hebron yang sedang shalat berjamaah di Masjid Ibrahim. 29 tewas (versi lain: 40 tewas dan puluhan lain luka-luka).
 
23. Ada monumen "kunci" yang dibangun di beberapa kota di Palestina. Pada 1947 warga Palestina yang terusir dari kampung halamannya membawa kunci rumah mereka, berharap dapat kembali & menempati lagi rumah mereka. Tapi hingga kini tidak terjadi. (foto 10 & 11)
 
24. Mereka (para orangtua) tak dapat kembali ke rumah mereka. Lalu mewariskan kunci-kunci tsb pada anak mereka. Monumen Kunci adalah simbol. Warga Palestina mungkin sadar rumah mereka telah dibuldoser oleh Israel, untuk memberikan "rumah" bagi warga Yahudi setelah holocaust.
 
Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

latestnews

View Full Version