View Full Version
Selasa, 08 Jun 2021

Pergaulan Remaja dalam Islam

Oleh: Zahra Nurlaelatul Hamidah

(Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Masa remaja adalah masa yang paling berkesan karena memberikan begitu banyak sekali pengalaman hidup yang berarti untuk masa depan. Di masa remaja inilah saa yang paling tepat untuk mengukir begitu banyak prestasi, karena masa reamaja peluang untuk meraih begitu banyak prestasi sangatlah terbuka lebar bagi siapapun dia yang bisa memanfaatkan waktunya.

Pubertas merupakan priode terjadi perubahan yang sangat cepat perubahan dari bentuk kanak-kanak pada umumnya kearah bentuk tubuh orang dewasa. Terjadilah perubahan sikap yang menonjol terutama terhadap teman sebaya, lawan jenis terhadap permainan dan anggpta keluarga.

Memang begitu banyak tantangan yang harus dilalui untuk meraih beragam prestasi yang ingin dicapai. Salah satunya kendala yang kerap kali muncul dalam diri seorang remaja adalah GALAU. Ya, satu kata ini memang tidak bisa dipisahkan dari diri remaja, karena masa remaja adalah masa-masa yang labil dan masa di mana seorang remaja yang akan tumbuh dewasa berusaha untuk mencari jati diri mereka. 

Islam tidak melarang manusia untuk bergaul dan saling mengenal bahwa fitrah bagi manusia sebagai makhluk sosial. Dalam firman allah Q.S Al-Hujurat:13 yang berbunyi:

“Hai manusia sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya allah maha mengetahui lagi maha mengenal. Konsep saling mengenal ini bisa dengan cara taaruf tanpa melanggar syar’i.”

Pertumbuhan dan perkembangan seseorang dapat dilihat dari segi pembatasan usia, yang bisa dibagi dua fase, sebelum dan sesudah akil balig. Namun batas usia bagi akil balig akan membawa konsekuensi, bahwa seseorang seusia tersebut yang biasa juga disebut remaja, akan dianggap sebagai mukallaf yang terkena beban taklif: kewajiban dan larangan.

Maka bila ia melakukan kebaikan sekalipun ia masih remaja, seperti yang dilakukan orang dewasa maka ia akan mendapat pahala sebagaimana dijanjikan Allah. Begitu juga sebaliknya. Bila ia melanggar perintah-perintah Allah maka ganjaran yang akan ia peroleh adalah dosa yang sebenarnya berasal dari dirinya sendiri.

Islam menempatkan kalangan remaja kepada kedudukan yang istimewa dan sangat khas. Banyak hadist Nabi Muhammad SAW dan pernyataan para hukum yang memperlakukan remaja sebagai masa-masa yang istimewa dan khusus. 

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Al-Bukhori dan Imam Muslim, misalnya disebutkan bahwa ada tujuh kelompok orang yang akan diberikan perlindungan Allah pada hari akhir nanti, dan tiga dari tujuh kelompok tersebut adalah golongan remaja meskipun yang bukan remaja juga bisa termasuk di dalamnya.

Al-Quran telah memberi rambu-rambu dan pedoman yang jelas bagi seorang laki-laki dan wanita yang bukan muhram dalam bergaul. Pergaulan antar remaja khususnya bagi kalangan remaja laki-laki dan remaja perempuan memiliki aturan yang jelas dan ketat.

Allah berfirman: ”Katakanlah kepada orang laki- laki yang beriman,hendaklah menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya,yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.sesungguhnya allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat.katakanlah kepada wanita yang beriman,khendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya,dan jnaganlag mereka menampakan perhiasannya kecuali yang biasa tampak daripadanya” (QS An-Nur [24] :30-31).

Demikianlah aturan pergaulan antara remaja laki-laki dan remaja perempuan. Peraturan tegas tersebut seharusnya dipatuhi oleh para remaja kita sekarang. Remaja ideal adalah remaja yang berpegang teguh kepada ajaran-ajaran Islam.

Remaja semacam ini menjadi  harapan besar bagi kebangkitan Islam. Melanggar peraturan tersebut, berarti kita tidak mematuhi ajaran ajaran yang digariskan alquran. Wallahu’alam.


latestnews

View Full Version