View Full Version
Jum'at, 29 May 2020

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

 

Oleh: Siti Masliha, S.Pd 

Bulan Ramadhan telah berlalu, kini kita memasuki bulan Syawal. Setelah 30 hari lamanya kita berpuasa menahan lapar, dahaga dan juga menahan nafsu amarah, saatnya kita beridul fitri. Pada hari ini manusia seperti bayi yang baru terlahir.

Ramadhan bulan yang penuh ampunan dan penuh maghfirah. Ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Selama satu bulan lamanya kita menempa diri kita dengan berbagai amalan ibadah baik wajib maupun sunnah. Harapannya kita keluar dari bulan Ramadhan menjadi hamba yang bertaqwa. Esensi taqwa adalah menjalankan segala perintah Allah dan menjahui segala larangan Allah.

Kini Ramadhan telah berlalu. Kita menunggu kedatangannya di tahun yang akan datang. Sebelas bulan mendatang kita jalani dengan membawa bekal ketaqwaan hasil tempaan dari Ramadhan. Harapannya spirit ibadah tetap kita pertahankan. Kita tetap Istiqomah menjalankan ibadah sebagai bukti ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Berikut spirit ibadah yang harus kita pertahankan pasca Ramadhan:

Pertama, sholat sunnah. Pada bulan Ramadhan ada amalan sunnah yang kita kerjakan, yaitu sholat tarawih, witir, tahajud dan lain sebagainya. Allah mengganjar pahala sholat sunnah yang dikerjakan pada bulan Ramadhan pahalanya seperti sholat wajib. Harapannya setelah Ramadhan kita tetap mengerjakan sholat sunnah. Karena pada hakikatnya sholat sunnah adalah sholat yang sangat dirindukan oleh Allah. 

Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW: “Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali akan dihisab kelak pada hari Kiamat adalah shalatnya.” Rasulullah SAW bersabda lagi, “Allah berfirman kepada para Malaikat-Nya, sedangkan Ia lebih mengetahui, ‘Lihatlah shalat hamba-Ku, sudahkah ia melaksanakannya dengan sempurna ataukah terdapat kekurangan?’ Bila ibadahnya telah sempurna maka ditulis untuknya pahala yang sempurna pula. Namun bila ada sedikit kekurangan, maka Allah berfirman, ‘Lihatlah apakah hambaku memiliki shalat sunnah?’ Bila ia memiliki shalat sunnah, maka Allah berfirman, ‘Sempurnakanlah untuk hamba-Ku dari kekurangannya itu dengan shalat sunnahnya.’

Hadits ini menjelaskan salah satu hikmah tentang disyar’atkannya shalat sunnah. Amatlah rugi manusia jika meninggalkan sholat sunnah.

Di hadits lain Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah selain shalat fardhu dalam sehari dua belas raka’at, maka Allah pasti akan membangunkan untuknya sebuah rumah di Surga”. (HR. Imam Ahmad)

Kedua, tilawah Al quran. Selain sholat sunnah amalah sunnah yang harus kita jaga pasca Ramadhan adalah tilawah Al quran. Al quran adalah kitab yang diturunkan Allah untuk ummat manusia. Membacanya adalah ibadah dan isinya sebagai tuntunan bagi umamat manusia. Amatlah rugi jika kita tidak melakukan tilawah Al quran karena pahalanya luar biasa. Banyak hadits yang menjelaskan terkait keutamaan membaca Al quran. Hal ini sebagaiman Dalam hadis HR. Muslim, diriwayatkan oleh Aisyah ra., Rasulullah bersabda, “Seorang yang lancar membaca Al-Qur'an akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al-Qur'an dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala.”

Dalam hadits lain, dari Sayyidina Ibnu Mas’ud Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah SWT, maka baginya satu hasanah (kebaikan). Satu hasanah itu, pahalanya sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa alif laam miim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi dan Darami)

Selain membacanya adalah berpahala, isinya sebagai tuntunan, juga tidak ada keraguan di dalamnya. Hal ini sebagaimana firman Allah surat Al Baqarah ayat 2: “Kita (al quran) ini tidak ada keraguan didalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”

Ketiga, shadaqah. Shadaqah atau sedekah menurut KBBI berarti pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Pengertian secara umum shadaqah atau sedekah adalah mengamalkan harta di jalan Allah dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan, dan semata-mata mengharapkan ridha-Nya sebagai bukti kebenaran iman seseorang. Istilah lain sedekah adalah derma dan donasi.

Shadaqah adalah aktivitas yang sangat dicintai oleh Allah dan RasulNya. Selain itu Shadaqah akan diganjar oleh Allah dengan pahala yang sangat besar. Hal ini sebagimana tertulis dalam Surat Al-Baqarah ayat 261, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.

Keempat, dakwah memperjuangkan Islam. Di tengah kungkungan sistem kufur saat ini kita sebagai kaum muslimin mempunyai kewajiban untuk berdakwah memperjuangkan tegaknya Islam di muka bumi. Dakwah adalah mengajak manusia kepada yang ma'ruf dan mencegah manusia dari yang munkar. Dakwah adalah aktivitas para nabi dan Rasul. Hakikatnya ketika ketika kita berdakwah kita mengikuti aktivitas nabi dan Rasul. Nabi dan Rasul dibenci oleh keluarga dan ummatnya karena aktivitas dakwah. Mereka diangap menyalahi apa yang selama ini dipercaya oleh keluarga dan ummatnya.

Saat ini Nabi dan Rasul sudah tidak ada lagi. Tugas mengemban dakwah Islam dibebankan kepada kita setiap kaum muslimin. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al quran surat ali imran ayat 104. “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”.

Kungkungan sistem kufur saat ini membuat manusia menjadi jahiliyah. Padahal Allah SWT telah menurunkan al quran kepada mereka sebagai pedoman hidup untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun mereka memilih hukum kufur untuk diterapkan dimuka bumi ini. Tugas kita sebagai kaum muslimin adalah mendakwahi mereka untuk kembali ke jalan Allah dan menerapkan aturan Islam di muka bumi. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Itulah spirit ibadah yang harus kita jaga selama 11 bulan yang akan datang. Amatlah rugi bagi kita sebagai seorang hamba yang menyia-nyiakan amalan sunnah di atas. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk Allah yang tugasnya adalah beribadah kepada Allah SWT.

Ilustrasi: Google


latestnews

View Full Version