ALEPPO (Arrahmah.com) – Komisi Koordinasi Lokal (LCC) melaporkan pada Ahad (3/1/2013) bahwa pasukan rezim Suriah kembali membantai sedikitnya 35 warga sipil muslim, termasuk tujuh anak-anak dan sebelas wanita. Pembantaian biadab itu terjadi saat bombardir artileri berat rezim Suriah menghujani desa Anshari di Aleppo.

Jumlah total warga sipil muslim yang gugur dan bisa diidentifikasi jenazahnya sedikitnya adalah 101 warga dari berbagai wilayah di Suriah, menurut data yang berhasil dihimpun oleh LCC dan koordinator revolusi lokal dari beberapa propinsi.

Para aktivis kemanusiaan di desa Anshari, Aleppo mengatakan, "Penduduk di rumah sakit-rumah sakit lapangan telah meminta kepada para pemilik golongan darah tertentu untuk menyumbangkan darahnya segera dikarenakan kebutuhan para korban terhadap darah donor sangat mendesak."

"Jumlah korban meninggal terus bertambah…masih banyak korban yang belum diidentifikasi dan masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan," kata para relawan medis di desa Anshari.

Sementara itu tembakan artileri berat pasukan rezim Nushairiyah Suriah menghantam bendungan di kota Thabaqah, barat propinsi pinggiran Raqqah. Kerusakan pada sebagian bendungan itu menimbulkan kekhawatiran penduduk setempat akan banjir besar yang membenamkan rumah-rumah penduduk setempat. (muhibalmajdi/arrahmah.com)