View Full Version
Sabtu, 07 Dec 2019

Agama Abu Janda Apa Ya?

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Keagamaan)

Abu Janda berkata "Jangan bilang terorisme tidak punya agama, agamanya adalah Islam". Pernyataan ini jelas ngawur, ngelantur, dan sangat menodai. Ini menimbulkan pertanyaan agama Abu Janda itu apa ya?

Jika Islam tak mungkin menyebut Islam sebagai agama terorisme. Sebodoh apapun pemahaman soal agama, sepanjang dia muslim tak mungkin berkata demikian.

Dahulu Permadi Arya alias AbuJanda pernah berkata pula bahwa bendera tauhid itu adalah bendera teroris. Bendera Rosulullah SAW Al Liwa dan Ar Rayah oleh Abu Janda disebut bendera teroris. Untuk ini ia dipolisikan akan tetapi karena rezim dan aparat berpihak, Abu Janda bebas bebas saja.

Kemudian ternyata si Abu ini membela pasukan dan negara teroris Israel. Ia mewawancara seorang arab Israel yang menyatakan perang Israel Palestina bukan perang agama tetapi perang Israel lawan teroris. Nah kini Palestina yang dituduh teroris.

Israel dianggap baik bagi si Abu Janda. Padahal jangankan umat Islam, dunia Barat pun mengutuk Israel yang biadab menzalimi rakyat Palestina, mencaplok tanah untuk diduduki. Rakyat Palestina adalah pejuang kemerdekaan, bukan teroris seperti pembelaan Abu Janda pada Israel.

Kini kita umat Islam bukan saja melihat akhlak dan karakter Abu Janda yang selalu menyakiti umat Islam, tetapi menjadi lebih jauh bertanya apa agama Permadi Arya atau Abu Janda ini. Terutama pernyataan yang terakhir kini soal agama teroris adalah Islam.

Orang beragama Kristen tidak mungkin menyatakan Kristen agama teroris, orang Budha tidak akan berani mengatakan budha agama teroris. Demikian juga Yahudi yang berperilaku sebagai teroris tetap menegaskan agamanya bukan agama teroris. Lalu Abu Janda ?

Jika muslim aneh dia memberi predikat agamanya buruk. Islam agama teroris. Jika dia Kristen mesti hati hati menuduh agama yang dianut mayoritas di negara ini sebagai agama teroris.

Kemungkinan bisa tiga hal soal keagamaan Abu Janda. Pertama dia bukan muslim tapi berpura pura Islam. Kedua, muslim dalam KTP tapi dia adalah musuh umat Islam. Ketiga mungkin Abu Janda tidak beragama.

Pentingnya dimulai dari klarifikasi keagamaan ini adalah untuk menetapkan hukum apakah kafir harbi, zindiq, atau munafiqun. Hal ini menjadi bagian dari cara membaca dan menafsirkan Qur'an terhadap beragam perilaku umat manusia.

Ada juga yang Allah SWT perumpamakan dengan binatang. Misalnya anjing. Anjing yang hanya setia pada siapapun yang memberi makan. Anjing adalah model pendusta ayat-ayat Allah SWT.

"..famatsaluhu kamatsalil kalbi, in tahmil alaihi yalhats aw tatrukhu yalhats. Dzalika matsalul qaumil ladziina kadzabuu bi ayaatinaa.."

Maka perumpamaan baginya adalah Anjing yang jika dihalau menjulurkan lidah atau dibiarkan (juga) menjulurkan lidah. Itulah perumpamaan kaum yang mendustakan ayat ayat Kami-- QS Al A'raf 176.

Jangan jangan dengan adanya ayat "keras" seperti ini Allah SWT pun oleh Abu Janda dituduh teroris. Naudzubillah min dzalik.


latestnews

View Full Version