

Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.
Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi kaum Muslimin. Pada malam-malam itu terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Allah Ta‘ala berfirman:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Karena keutamaan yang sangat besar tersebut, Rasulullah ﷺ memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Di antara amalan yang sangat dianjurkan adalah berdoa kepada Allah, memohon ampunan dan rahmat-Nya.
Doa yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Di antara doa yang paling utama dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan Nabi ﷺ kepada istri beliau, Aisyah radhiyallahu ‘anha.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan dinilai sahih oleh para ulama.
Latar Belakang Hadits
Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Nabi ﷺ:
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِن عَلِمْتُ أَيَّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ القَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟
“Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam itu adalah Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?”
Beliau menjawab, “ucapkan olehmu:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Ini menunjukkan bahwa doa memohon ampunan merupakan doa terbaik pada malam Lailatul Qadar.
Tafsir Kata “العفو” Secara Bahasa
Kata العفو (al-‘afwu) berasal dari akar kata:
عفا – يعفو – عفواً
Dalam bahasa Arab, kata ini memiliki beberapa makna, di antaranya:
Para ulama bahasa menjelaskan bahwa العفو berarti:
إزالة الذنب وترك العقوبة عليه
“Menghapus dosa dan tidak memberikan hukuman atasnya.”
Dengan kata lain, bukan sekadar memaafkan, tetapi menghapus dosa seolah-olah tidak pernah terjadi.
Makna “العفو” dalam Syariat
Dalam konteks syariat Islam, العفو adalah salah satu nama dan sifat Allah.
Allah disebut العفو (Al-‘Afuw) yang berarti: Allah menghapus dosa-dosa hamba-Nya dan tidak menghukumnya.
Allah berfirman:
إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا
“Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”(QS. An-Nisa: 43)
Para ulama menjelaskan bahwa Al-‘Afuw lebih kuat daripada Al-Ghafur.
Perbedaannya:
|
Sifat Allah |
Makna |
|
الغفور |
menutupi dosa |
|
العفو |
menghapus dosa sampai bekasnya hilang |
Karena itu doa ini sangat dalam maknanya: seorang hamba memohon agar dosanya tidak hanya diampuni tetapi dihapus sepenuhnya.
Mengapa Doa Ini Dianjurkan pada Lailatul Qadar?
Para ulama menjelaskan beberapa hikmah:
1. Lailatul Qadar adalah malam pengampunan dosa
Rasulullah ﷺ bersabda:
ومَن قامَ ليلةَ القدرِ إيمانًا واحتِسابًا غُفِرَ لَهُ ما تقدَّمَ من ذنبِهِ
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih)
Karena itu doa memohon pengampunan menjadi doa yang paling sesuai.
2. Manusia sangat membutuhkan ampunan Allah
Tidak ada manusia yang bebas dari dosa. Oleh sebab itu, malam yang penuh rahmat ini menjadi kesempatan besar untuk memohon penghapusan dosa.
3. Allah mencintai hamba yang memohon ampunan
Dalam doa tersebut disebutkan:
تُحِبُّ الْعَفْوَ
“Engkau mencintai pemaafan.”
Artinya Allah mencintai ketika hamba-Nya memohon ampunan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman Dalam hadits Qudsiy,
يَا ابْنَ آَدَمَ لَو بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ و لا أبالي
“Wahai anak Adam kalau seandainya dosamu setinggi langit, kemudian engkau memohon ampun kepada– Ku, niscaya aku akan memberikan ampunan kepadamu dan Aku tidak peduli.” (HR. At Tirmidzi, dan dia berkata bahwa hadits ini hasan shahih)
Cara Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Selain membaca doa ini, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, seperti:
1. Shalat malam
Rasulullah ﷺ bersabda:
ومَن قامَ ليلةَ القدرِ إيمانًا واحتِسابًا غُفِرَ لَهُ ما تقدَّمَ من ذنبِهِ
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih)
2. Membaca Al-Qur’an
Karena malam ini adalah malam turunnya Al-Qur’an.
3. Berdzikir dan berdoa
Memohon ampunan, rahmat, dan kebaikan dunia akhirat.
4. Memperbanyak istighfar
Istighfar adalah salah satu amalan paling agung untuk menghapus dosa.
Penutup
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat berharga yang mungkin hanya datang sekali dalam setahun. Maka seorang Muslim hendaknya memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya dengan ibadah, doa, dan istighfar.
Doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ ini adalah doa yang sangat agung:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan Lailatul Qadar dan memperoleh ampunan-Nya. Amiin. [PurWD/voa-islam.com]