View Full Version
Selasa, 12 Oct 2021

Shalat 3in1: Tak Hanya Masuk Surga, Juga Bisa Tarik Rizki dan Sembuhkan Sakit

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Sahabat voa-islam.com 

Shalat bagi kita, adalah wajib dan menjadi pondasi perhitungan hisab di akherat kelak.

•Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda:  "Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya. Maka, jika sholatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta'ala berfirman, 'Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah.' Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari sholat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya." •(HR. Tirmidzi dan An Nasa'i).

“Dan kami turunkan Alquran sebagai penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS al-Isra [17]: 82).
 
Al-Qurthubi menjelaskan, ada beberapa pendapat dalam menafsirkan kata syifa` pada ayat itu.
 
Pertama, Alquran dapat menjadi terapi bagi jiwa seseorang yang dalam kondisi kebodohan dan keraguan.
 
Kedua, Alquran membuka jiwa seseorang yang tertutup dan menyembuhkan jiwa yang rapuh.
 
Ketiga, membaca Alquran juga menjadi terapi untuk menyembuhkan penyakit jasmani.
 
Hal yang sama juga dikemukakan Ibnu Qayyim al-Jauziyah. Membaca Alquran dapat mengobati penyakit jasmani dan rohani seseorang. Bagi Ibnu Qayyim, sumber penyakit rohani ketika seseorang menuntut ilmu bukan mengharapkan ridha Allah, kemudian menjalani hidup dengan tujuan yang salah.
 
Terlebih lagi, seseorang yang mengakrabkan diri dengan Alquran, ia akan memperoleh pertolongan Alquran di hari kiamat.
 
Sebagaimana dalam penjelasan hadis Nabi Muhammad SAW:
اقْرَؤوا القُرْآنَ، فإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ القيامةِ شَفِيعًا لأَصْحابِهِ
“Bacalah Alquran karena sesungguhnya pada hari kiamat ia akan hadir memberikan pertolongan kepada orang-orang yang membacanya.” (HR Baihaqi).
 
Tapi mengapa sudah shalat tapi masih sakit?
Ini yang harus bisa kita jawab, padahal shalat khusyu akan membuat kita menyerahkan diri dan hati kepada Allah.
 
Shalat yang benar dan khusyu sesunguhnya bisa menyucikan jiwa (tazkiyatun nafs) dan menyembuhkan penyakit dan itu tak terbantah, ribuan tulisan tentang shalat sebagai penyembuh masalah fisik dan psikis.
 
 
Namun caranya shalat bagaimana sembuhkan penyakit ala tazkiyatun nafs ?
Untuk menyucikan jiwa, ada tiga fase yang mesti dilalui. Apa saja?
 
Tazkiyatun nafs terdiri dari dua kata, yakni tazkiyah dan nafsTazkiyah berasal dari kata zakka yang artinya penyucian, pembinaan, serta penumbuhan jiwa menuju kehidupan spiritual yang lebih tinggi.
 
Dalam Ensiklopedi Islamnafs (nafsu) dipahami sebagai organ rohani manusia yang memiliki pengaruh paling besar di antara anggota rohani lainnya. Organ ini mengeluarkan instruksi kepada anggota jasmani untuk melakukan suatu tindakan.
 
1. Tathahhur
dalam Menyucikan Jiwa: Konsep Tazkiyaun Nafs Terpadu menerangkan bahwa tathahhur artinya mengangkat serta menyucikan jiwa dari beragam penyakit hati seperti kufur, nifak, kefasikan, kemusyrikan, riya, kedengkian, dan lain sebagainya.
 
Pada tahap ini, penyucian jiwa diawali dengan taubat serta berjanji tidak akan mengulangi segala perbuatan yang bisa mengotori diri.
 
 
2. Tahaqquq
Tahaqquq adalah cara bagaimana seorang Muslim dapat berada sedekat mungkin dengan Allah SWT sehingga memperoleh kedudukan yang mulia di sisi-Nya. Di tahap ini seorang Muslim memfokuskan hati dan pikiran hanya kepada Allah SWT, salah satunya dengan cara dzikir.
 
Allah SWT berfirman: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Q.S Ali Imran ayat 191).
 
Tauhid, taubat secara terus menerus, tawakal, zuhud, shidiq kepada Allah, ikhlas, ubudiyah, dan lain sebagainya merupakan contoh tahaqquq.
 
3. Takhalluq
Takhalluq maknanya berakhlak dengan nama-nama Allah yang mulia serta meneladani Rasulullah SAW. Ini adalah upaya perwujudan sifat-sifat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
 
Contohnya Allah memiliki sifat ar-Rahmaan dan ar-Rahiim. Oleh sebab itu seorang Muslim hendaknya juga mengasihi dan menyayangi sesama.
  
Itulah tahapan menyucikan diri atau tazkiyatun nafs bagi umat Islam. Keberhasilan seseorang dalam melakukan tazkiyatun nafs akan mewujud dalam aktivitas sehari-harinya, termasuk sholat secara khusyu, selalu hati-hati dalam perbuatan dan ucapan, menunaikan zakat, dan menjaga amanah.
 
 
Dengan Super Shalat kita bisa sembuh, insya Allah
 
Sudah shalat kok masih miskin ? 
Ucapan ini sering kita dengan bagi orang munafik dan sekuler, karena ia jahil atau bodoh terhadap ilmu dan agama Islam, tak membuka AL Quran dan kitab-kitab para ulama.
 
 
Allah mengangkat orang yang berilmu dan beriman beberapa derajat, " Berikut surat Al Mujadalah ayat 11:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ - ١١

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu," maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan."

Al Mujadalah ayat 11 juga menyebutkan pentingnya ilmu. Dalam buku 'Islam Disiplin Ilmu' oleh Amrah Husma, ilmu dalam pandangan Islam adalah suatu kebutuhan yang harus diraih oleh setiap muslim. Karena dari ilmu manusia dapat mengetahui hakekat kebenaran.

Oleh sebab itu kedudukan ilmu dalam pandangan Islam menurut ulama berdasarkan Al Quran dan hadits adalah wajib.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah bersabda:

طَلَبُ اْلعِلْمْ فَرِثْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

"Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap individu muslim."

Temukan semua ilmu SUPER SHALAT 3in1 bersama Abi Khadijah
Agar shalat kita tak hanya mudah dihisab, namun di dunia semakin sering shalat karena pahalanya, mukjizatnya kesembuhan dengan shalat, menarik rizki dengan shalat dll.
 
ikuti trainingnya 
wa 082121601319
Abi Khadijah
 
 

latestnews

View Full Version