View Full Version
Selasa, 04 Jun 2013

Cabang Al-Qaidah di Suriah Buka Departemen Pengaduan bagi Masyarakat

RAQQA, SURIAH (voa-islam.com) - Sebuah cabang Al-Qaidah di Suriah utara telah membuka sebuah departemen pengaduan di salah satu kota yang mereka kuasai. Organisasi pejuang Islam tersebut tampaknya bertujuan untuk menunjukkan warga lokal bahwa kelompok itu dapat bertindak sebagai pemerintahan sipil.

Cabang Al-Qaidah yang beroperasi di ibukota provinsi Raqqa itu memposting pemberitahuan pekan lalu, menunjukkan masyarakat mendapatkan giliran untuk kemungkinan mengadukan ketidakpuasan kepada mereka.

"Siapapun yang mungkin memiliki keluhan terhadap setiap elemen negara Islam, apakah Amir atau prajurit biasa, bisa datang dan menyampaikan keluhan mereka di setiap bangunan markas besar negara Islam," kata pemberitahuan tersebut sebagaimana dikutip oleh surat kabar The Telegraph. "Keluhan harus secara tertulis, memberikan rincian dan memberikan bukti."

..Siapapun yang mungkin memiliki keluhan terhadap setiap elemen negara Islam, apakah Amir atau prajurit biasa, bisa datang dan menyampaikan keluhan mereka di setiap bangunan markas besar negara Islam..

Para pejuyang Islam tersebut, yang tujuannya jangka panjang adalah untuk mengubah Irak, Suriah dan Libanon menjadi negara Islam tunggal, berjanji untuk mengadili setiap pelanggaran di pengadilan Syariah.

Jabhat Al-Nusrah, kekuatan Islam terkemuka yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah Bashar Al-Assad di Suriah telah mengakui bahwa kelompok itu sebenarnya merupakan cabang dari Al-Qaidah yang berbasis di Irak dalam sebuah pernyataan.

Selama bertahun-tahun Al-Qaidah telah menunjukkan sejumlah kerja birokrasi yang mengejutkan bagi sebuah seorganisasi yang seharusnya menjadi jaringan longgar independen operasi-sel teroris. Dalam contoh terbaru surat yang ditemukan di Mali Timbuktu, yang mengkritik pemimpin gerilya Al-Qaidah Mokhtar Belmokhtar karena gagal untuk melaporkan biaya hidupnya, menjawab telepon pada waktu yang tepat, atau melakukan serangan seperti yang diperintahkan. (an/rt)


latestnews

View Full Version