View Full Version
Senin, 15 Jun 2015

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Kenya di Lamu County

LAMU COUNTY, KENYA (voa-islam.com) - Para pejuang Al-Shabaab pada hari Ahad (14/6/2015) menyerbu sebuah pangkalan militer Kenya dan sebentar mengambil alih sebuah desa dalam serangan terbaru di bagian negara tetangga Somalia tersebut.

Kedua serangan di Lamu county di pantai Kenya dekat perbatasan dengan Somalia, disalahkan pada afiliasi Al-Qaidah di Somalia yang dalam beberapa bulan terakhir lebih terfokus perhatiannya pada Kenya.

Seorang juru bicara untuk Pasukan Pertahanan Kenya (KDF) mengklaim bahwa 11 anggota mujahidin Al-Shabaab gugur, termasuk "dua mujahid asal Kaukasia".

Dua tentara Kenya juga tewas dalam serangan fajar di sebuah kamp militer di Baure, kata Kolonel David Obonyo.

Obonyo mengklaim senjata termasuk 13 senapan serbu AK-47, lima granat berpeluncur roket dan delapan granat tangan ditemukan.

Juga pada Ahad pagi, setidaknya 60 anggota Al-Shabaab menyerbu kota terdekat Mangai, memerintahkan warga keluar dari rumah mereka dan mengumpulkan mereka di sebuah masjid di mana mereka berkhotbah selama tiga jam, menurut media lokal.

Yusuf Nuri, seorang pejabat setempat, mengatakan kepada surat kabar harian Nation bahwa orang-orang bersenjata juga melakukan shalat berjamaah, menggeledah sebuah apotek dan membakar kasur di sebuah sekolah dasar sebelum pergi.

Serangan hari Ahad datang pada bersamaan peringatan ulang tahun serangan yang dimulai pada pertengahan Juni 2014 yang menewaskan hampir 100 orang tewas dalam serangkaian serangan bersenjata di kota Mpeketoni dan desa-desa sekitarnya.

Serangan di Mpeketoni, dekat dengan pulau tempat berlibur populer Lamu, menyebabkan jatuhnya pariwisata di pantai Kenya setelah pemerintah asing memperingatkan warga mereka untuk berhati-hati melakukan perjalanan ke daerah itu.

Kelompok mujahidin Al-Shabaab, yang meski diusir dari kota-kota besar utama namun serangan mereka masih membuat sangat kerepotan pasukan Somalia dan Uni Afrika (AMISOM), kini semakin menargetkan tetangga Kenya, yang mengirimkan pasukannya ke negara Tanduk Afrika itu untuk membantu memerangi Al-Shabaab.

Dalam serangan paling mematikan kelompok itu sampai saat ini, empat orang bersenjata menewaskan 148 orang, sebagian besar mahasiswa, di sebuah universitas di Garissa pada awal April.

Pada 2013, empat orang bersenjata Shebab juga menewaskan sedikitnya 67 orang dalam serangan di Westgate Mall yang biasa dikunjungi ekspatriat di ibukota Nairobi. (st/AFP)


latestnews

View Full Version