View Full Version
Jum'at, 07 Oct 2016

Agar Tidak Ada Lagi Kekerasan, DPR RI Minta TNI Benahi Diri

JAKARTA (voa-islam.com)- Sedikit banyaknya ada beberapa oknum TNI yang melakukan kekerasan terhadap warga sipil harus menjadi perhatian serius bagi Panglima Gatot Nurmantyo. Melalui Anggota DPR RI, Komisi I, Charles Honoris meminta harusnya TNI mengevaluasi hal demikian agar ke depan tidak terjadi kembali.

"Komisi I DPR akan menanyakan program evaluasi kedepan seperti apa sehingga aksi kekerasan kepada warga sipil tidak perlu terjadi lagi," kata Charles di Gedung Nusantara II, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam ulang tahun TNI beberapa waktu lalu, evaluasi menurut Charles harus dijadikan momentum membenahi internal alat negara tersebut. Karena TNI seharusnya mengayomi masyarakat, bukan justru sebaliknya menjadi musuh rakyat.

"Bagaimana TNI harus menjadi pengayom rakyat, sebagai alat ketahanan negara yang dilantik dan dididik untuk perang bukan memukuli warga negara sendri," ujarnya, demikian yang dikutip Antara.

Sebagai contoh, Charles mengatakan kekerasan terhadap masyarakat sipil sudah berulang kali terjadi seperti pemukulan terhadap junalis saat melaksanakan kerja jurnalistik dan terhadap warga yang bersengketa. Selain itu menurut dia, ada berbagai kesepakatan kerjasama antara TNI dengan BUMN, kementerian dan swasta sebagai penjaga sehingga itu termasuk penyalahgunaan kewenangan TNI.

"Kita sudah meningkatkan anggaran pertahanan tiap tahunnya sehingga TNI harus fokus menjadi alat pertahanan negara sehingga tentara kita profesional dilatih untuk perang bukan hal lain diluar tupoksinya," katanya.  (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version