View Full Version
Selasa, 09 Sep 2025

Agar Orang Tua Tetap Tegak di Hadapan Kita

Oleh: Badrul Tamam

Segala puji bagi Allah, sebaik-baik pemberi rahmat, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Sesungguhnya, masyarakat kita pada umumnya menghargai orang tua yang lanjut usia (lansia), memuliakan mereka, mencium kepala mereka, melapangkan tempat bagi mereka di majelis dan di jalan. Namun pertanyaan besar adalah: Apa yang sebenarnya diinginkan oleh orang yang sudah lanjut usia dari kita?

Jawabannya: mereka menginginkan tujuh hal. Hal-hal ini tampak ringan bagi kita, tetapi sangat besar artinya bagi mereka:

  1. Bahwa kita lebih menghormati mereka daripada sekadar mengasihani mereka.
  2. Bahwa kita lebih banyak mendengarkan mereka daripada menuntut mereka mendengarkan kita.
  3. Bahwa kita memutus kesendirian dan kesepian mereka.
  4. Bahwa kita mengingatkan mereka akan jasa-jasanya dan menyebut kebaikan-kebaikannya.
  5. Bahwa anak-anak dan cucu-cucu mereka mendekatkan diri kepada mereka.
  6. Bahwa kita mengambil manfaat dari pengalaman hidup mereka.
  7. Dan yang ketujuh—yang paling penting—bahwa kita membantu mereka tanpa sedikit pun menimbulkan rasa terhina atau merasa diberi jasa.

Sebab, orang tua sering berdoa dengan penuh harap: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan aku bergantung kepada siapa pun!” Semua itu mereka lakukan karena khawatir akan adanya sikap meremehkan dari istri anak, atau dari kerabat yang enggan, atau dari keluarga yang pelit.

Sebagaimana sabda Nabi ﷺ yang sahih:

اسْتَغْنُوا عَنِ النَّاسِ وَلَوْ بِشَوْصِ سِوَاكٍ

“Berusahalah untuk tidak bergantung kepada manusia, sekalipun hanya dengan sepotong kayu siwak.” Maksudnya: sekalipun dengan sesuatu yang paling sedikit.

[Baca: Memuliakan Manula dalam Tuntunan Islam]

Maka, hendaklah orang-orang tua hidup di tengah-tengah kita pada sisa umur mereka dengan kepala tegak, penuh kemuliaan. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version