View Full Version
Jum'at, 10 Jan 2014

Majelis Fatwa Kebangsaan Tegas Bahwa 'Allah' Eksklusif Untuk Islam

MALAYSIA (voa-islam.com) - Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) kembali menegaskan keputusan Majelis Fatwa Kebangsaan bahwa nama "Allah" eksklusif untuk umat Islam saja. 

 
"Dari sudut keputusan fatwa, Komite Fatwa Kebangsaan telah membuat keputusan yang jelas bahwa nama "Allah" eksklusif untuk umat Islam saja," ujar Ketua Pengarah JAKIM, Datuk Othman Mustapha kepada portal Malaysia Kini. 
 
JakimKendati demikian, Sekretaris Jendral Majelis Fatwa Kebangsaan (MFK) itu menolak untuk menjawab pertanyaan terkait perbedaan sikap soal Enakmen Agama Bukan Islam Selangor 1988 dan Penyelesaian 10 Perkara yang diputuskan oleh Kabinet, seperti yang diwacanakan oleh PAS. 
 
Pada Senin lalu, PAS mendesak MFK untuk membuat ketetapan segera terkait penggunaan nama Allah oleh kalangan non-Muslim selepas insiden penyerbuan dan penyitaan Bible berbahasa Melayu oleh Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) terhadap Persatuan Bible Malaysia di Petaling Jaya. 
 
Ketua Bagian Penerangan PAS kala itu mendesak pemerintah untuk merilis pernyataan sikap supaya tidak terkesan ada standar ganda dan menimbulkan tanggapan yang tidak baik terhadap kalangan non-Muslim. 
 
Dalam kasus penggunaan nama "Allah" yang tengah heboh di Malaysia saat ini, Majelis Fatwa berdalil bahwa nama "Allah" merujuk kepada Allah Yang Maha Esa, sedangkan lafaz Allah yang digunakan oleh umat Kristen selama ini merujuk kepada "Tuhan Bapa" yang merupakan bagian dari kepercayaan triniti yang mereka anut.
 
Selain itu, nama Allah tidak pernah ditemukan dalam bahasa asli kitab Perjanjian lama yang dikenal dengan Taurat ataupun kitab Perjanjian Baru yang dikenal sebagai Bible. 
 
Demi kesucian dan identitas Islam, ungkapnya, umat Islam perlu bersikap tegas dalam hal yang sangat prinsipil ini. Karena jika umat Islam bersikap terlalu terbuka, perkara suci yang menjadi hak milik umat Islam bisa disalahgunakan oleh agama lain.  [Jemmy Hendiko/Malaysia Kini/islamianews]

latestnews

View Full Version