View Full Version
Senin, 06 Oct 2014

17 Polisi Boneka Rusia Tewas atau Terluka dalam Serangan Bom Jibaku di Grozny Chechnya

GROZNY, CHEHCNYA (voa-islam.com) - Sedikitnya tujuh belas polisi boneka Rusia tewas saat seorang pembom jibaku meledakkan dirinya ditangah para polisi yang sedang memperingati hari ulang tahun pemimpin pro-Rusia mereka di ibukota Chechnya, Grozny pada hari Ahad (5/10/2014).

Pembom jibaku tersebut, yang menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Rusia merupakan seorang pria, mendekati sekerumunan besar polisi boneka Rusia di luar sebuah aula konser di Grozny, dan meledakkan dirinya.

"Polisi yang bertugas di acara itu melihat seorang pria muda di dekat detektor yang didirikan di aula," seperti tertulis dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri.

"Ketika polisi memutuskan untuk memeriksanya dan memastikan identitasnya, pria itu meledakkan dirinya sendiri."

Pihak berwenang mengatakan, sedikitnya lima polisi tewas dan 12 lainnya terluka dalam serangan itu.

Belum ada informasi tentang korban jiwa sipil dalam serangan tersebut.

Setelah dua perang untuk kemerdekaan di tahun 1990, Chechnya tetap tidak aman bagi penjajah Rusia di bawah pimpinannya yang pro-Moskow, Ramzan Kadyrov. Jihad melawan Rusia dan antek-anteknya terus berlanjut di seluruh wilayah Emirat Kaukasus yang dijajah Rusia, termasuk Chechnya.

Aksi bom jibaku terakhir yang dilaporkan di luar Emirat Kaukasus terjadi tahun lalu di Sari Cin atau Volgograd di wilayah Muslim Idel Ural yang berada di bawah penjajahan Rusia. Pemboman di stasiun kereta utama dan trem listrik tersebut menewaskan sedikitnya 34 warga Rusia menjelang olimpiade musim dingin di Sochi pada 2014 lalu. (st/kc)


latestnews

View Full Version