View Full Version
Kamis, 18 Mar 2010

Skandal Seks Para Pastor Gegerkan Gereja Katolik Brazil

Rio de Janeiro, Brasil (Voa-Islam.com) - Pihak berwenang Brazil sedang menyelidiki tiga orang pastor yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak petugas altar setelah sebuah video yang diduga menunjukkan satu kasus pelecehan disiarkan di televisi, kata polisi dan pejabat gereja pada Selasa (16/03).

Kasus ini terungkap setelah jaringan televisi SBT konon menayangkan sebuah video yang menunjukkan pastor tua berusia 82 tahun berhubungan seks dengan putra altar berusia 19 tahun yang telah bekerja untuknya selama empat tahun. Pemuda lain yang muncul dalam laporan mengatakan bahwa mereka juga telah dilecehkan oleh Monsignor Luiz Marques Barbosa.

Pihak berwenang juga sedang menyelidiki Monsignor Raimundo Gomes, 52, dan Pastor Edilson Duarte, 43, karena diduga melakukan hubungan seksual dengan anak laki-laki dan para pemuda.

Menurut pernyataan dari gereja, tiga pastor tersebut "diduga terlibat dalam tindakan (belum dibuktikan) pelecehan seksual." Pernyataan itu tidak mengatakan apakah orang-orang tersebut mengaku bersalah atau menyangkalnya. Tak satu pun dari para  pastor itu berada di tempat untuk ditanya tentang kasus tersebut, dan gereja tidak bersedia menyediakan kontak khusus bagi mereka.

..Menurut pernyataan dari gereja, tiga pastor tersebut "diduga terlibat dalam tindakan (belum dibuktikan) pelecehan seksual..

Pejabat Gereja di keuskupan agung Penedo, di timur laut negara bagian Alagoas, mengatakan ketiganya telah diskors. Seorang pejabat polisi mengatakan orang-orang tersebut bebas sambil menunggu penyelidikan, yang akan berlangsung hingga akhir April. Baik pejabat gereja maupun  polisi meminta namanya dirahasiakan karena mereka tidak berwenang untuk mendiskusikan kasus ini.

Seorang juru bicara Vatikan, Rev Federico Lombardi, mengatakan para pejabat di sana peduli akan kasus tersebut.

Dalam laporannya minggu lalu, jaringan televisi SBT menunjukkan gambar seorang pria yang tampak seperti Barbosa berhubungan seks dengan remaja 19 tahun. Dikatakan kejadian tersebut direkam diam-diam pada bulan Januari 2009 oleh seorang pria berusia 21 tahun yang telah menuduh Barbosa melecehkan dirinya sejak usia 12 tahun.

SBT mengatakan video itu dikirim secara anonim oleh seseorang ke stasiun televisi tersebut, dan para wartawan pergi ke kota berpenduduk 200.000 jiwa itu untuk menyelidiki bulan lalu.

Seorang wartawan SBT mengunjungi rumah Barbosa untuk melakukan wawancara dan mengkonfrontir tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Sebelum meningkatkan pertanyaan kepada tuduhan pelecehan seksual, wartawan tersebut bertanya apakah sang pastor pernah berdosa.

"Siapa yang tidak pernah melakukan dosa?" Barbosa menanggapi.

Pastor tersebut kemudian ditanya apakah daerah punya masalah dengan pedofilia.

"Saya pikir itu lebih dari (masalah) homoseksualitas daripada pedofilia," kata Barbosa.

kejadian tersebut direkam diam-diam pada bulan Januari 2009 oleh seorang pria berusia 21 tahun yang telah menuduh Barbosa melecehkan dirinya sejak usia 12 tahun.

Ditanya langsung apakah dia pernah melecehan para anak laki-laki, Barbosa mengatakan ia hanya bisa menjawab pertanyaan seperti "dalam pengakuan dosa." Dia kemudian mengakhiri wawancara, yang disiarkan pada Kamis dan diposting pada halaman YouTube SBT.

Uskup Valerio Breda mengeluarkan sebuah pernyataan mengatakan bahwa dalam terang "kuburan dan fakta-fakta menyedihkan diumumkan di televisi," Barbosa dan dua imam lainnya telah dihentikan.

"Kami mencela, tanpa pembatasan dan dengan hati hancir oleh rasa malu dan kesedihan, fakta-fakta di dalam laporan yang, meskipun mereka belum terbukti, menimbulkan rasa kemarahan hati nurani manusia dan penganut Kristen," tulis Breda.

Dia menambahkan bahwa tidak ada dari orang-orang yang diduga sebagai korban atau keluarga mereka yang pernah menghubungi gereja mengenai tuduhan pelecehan tersebut.

Breda mengatakan gereja telah bekerja sama dengan polisi dan juga akan melakukan penyelidikan sendiri.

Namun gereja mengatakan tidak mau berkomentar lebih jauh mengenai kasus ini. (aa/cnews.canoe.ca)

Baca berita terkait:

  1. Akhirnya Paus Minta Maaf kepada Korban Pelecehan Seks Pastor di Irlandia
  2. Paus Hanya Kirim Surat untuk Atasi Pelecehan Seks Anak di Gereja-Gereja
  3. Pelecehan Seks di Gereja Belanda Sudah Terjadi Sangat Lama Sekali
  4. Dosa-dosa Seksual Para Pastor di Gereja Katolik Roma
  5. Giliran Denmark Akan Bongkar Skandal Seksual Pastor di Gereja Katolik
  6. http://cnews.canoe.ca/CNEWS/World/2010/03/16/13253241-ap.html?cid=rssnewsworld

latestnews

View Full Version