View Full Version
Ahad, 17 Aug 2014

Katanya Sudah Merdeka Tapi Masih Ikuti Asing

Oleh Abu Ziad ( mantan jurnalis)

Pertanyaan yang selalu muncul dalam benak kita setiap menjelang tanggal 17  Agustus adalah apakah Indonesia sudah benar-benar merdeka??? Itu pertanyaan yang wajar diajukan oleh setiap warga negara mengingat kemerdekaan yang ada masih terlihat semu.

Jika kemerdekaan yang dimaksud adalah merdeka dari penjajahan fisik mungkin iya kita sudah merdeka. Namun bila kemerdekaan itu maknanya merdeka dari segala bentuk penjajahan, nyatanya belum merdeka. Lihat saja negeri ini dibangun dari utang luar negeri yang jumlahnya terus naik. Ada 3.300 triliun utang Indonesia hingga April 2014.

Sementara itu Rektor UGM Prof Dr Pratikno pernah menyatakan bahwa lebih dari 70% sumber daya alam Indonesia dikuasai asing, seperti emas, minyak, batu bara, gas dan lainnya. Katanya, asing telah menguasai perbankan 50%, migas dan batu bara antara 70 - 75%, telekomunikasi 70 % dan lebih parah lagi pertambangan emas dan tembaga, asing menguadai 80-85%. Sementara pertanian dan perkebunan dalam arti luas menguasai 40%. (antaranews.com)

Bahkan disinyalir banyak UU yang diproduksi DPR adalah pesanan asing.

Setidaknya ada 76 Undang- undang dan Rancangan Undang- Undang yang mengakomodir kepentingan asing. Setidaknya ada tiga lembaga dunia yang ikut terlibat dan mengintervensi pembuatan UU seperti Bank Dunia, IMF dan USAID. (rakyatmerdeka.co.id)

Di bidang pendidikan juga tak lepas dari pengaruh asing. Tsaqofah atau pengetahuan Barat banyak dijejalin ke anak- anak didik kita tanpa filter. Misalnya kesetaraan gender, ham, demokrasi, ekonomi kapitalis dan nasionalisme serta masih banyak yang lainnya.

Demikian juga dalam kehidupan sosial budaya pengaruh Barat sangat dominan dalam kehidupan kita seperti hidup permisif, pergaulan bebas, dugem, narkoba, hura-hura, geng motor, KKN, dan sebagainya. Malah ironis dalam perayaan kemerdekaan lebih banyak ditonjolkan hura-huranya yang mengikuti gaya hidup penjajah Barat . Bidang politik juga tidak lepas dari intervensi asing seperti dalam kasus Pemilu kemarin.

Kalau begitu lalu dimana kemerdekaan sejati itu??

Padahal sejatinya kemerdekaan itu membuat bangsa ini independen, mandiri dan bebas dari intervensi asing. Satu-satu caranya yaitu dengan kembali kepada Aturan yang berasal dari Allah dan mencampakkan semua ideologi dan aturan yang berasal dari manusia yang lemah.

Wallahu a'lam.


latestnews

View Full Version