View Full Version
Ahad, 29 May 2016

Islam yang Dirindukan

SURAT PEMBACA:

Islam adalah agama sempurna yang diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw untuk mengatur hubungan antara manusia dengan Allah, dengan sesamanya, dan dengan dirinya. Islam mengatur seluruh aspek kehidupan tanpa kecuali. Allah memerintahkan kaum Muslim untuk masuk ke dalam Islam secara kaaffaah, tidak setengah-setengah.

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kepada Islam secara kaaffaah (keseluruhan), dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (TQS. Al Baqarah 208)

Sebagai agama yang diturunkan oleh Zat Yang Maha Sempurna, Islam diturunkan sebagai rahmat bagi alam semesta. sebagaimana tercantum dalam surat Al Anbiya ayat 107 yang artinya “Kami tidak mengutus kamu (Muhammad) kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”.

Rahmat akan muncul ketika kita mengikuti jejak Rasulullah saw dalam melaksanakan Islam secara kaaffaah.  Sebagaimana pernah dicontohkan oleh Rasul dan diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, dan seterusnya hingga penghapusan sistem Islam (Daulah Utsmaniyyah) pada tahun 1924 di Turki. Sepanjang penerapan sistem Islam, tinta emas sejarah menghiasi kehidupan penduduk negeri Islam. Terjaganya agama, jiwa, akal, harta, keturunan, kehormaatan, keamanan dan kesatuan negara adalah kemaslahatan yang akan terjaga bagi setiap individu dan masyarakat, dan ini merupakan hasil dari penerapan Islam secara kaaffaah.

Semuanya tidak bisa diwujudkan sendiri-sendiri, tetapi hanya bisa diwujudkan dalam sistem Islam. Contoh kasus, hukum potong tangan tidak bisa dilakukan sendiri (secara individu). Hukuman ini ada dalam Islam untuk menjaga harta individu. Sementara saat ini terjadi problem kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.  Islam memberikan sanksi potong tangan untuk menjaga harta setiap individu, Islam pun menerapkan aturan ekonomi syari’ah yang menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok setiap individu. Sehingga tidak akan terjadi perampokan atau pencurian dengan alasan kelaparan atau memenuhi kebutuhan hidupnya.

Islam rahmatan lil’alamin merupakan kosekuensi logis dari penerapan Islam secara kaaffaah dalam seluruh aspek kehidupan. Bukan hanya Islam yang diambil sebagai simbol, slogan, asesoris, diambil ajaran spiritual dan ritualnya saja, sementara politiknya ditinggalkan. Islam rahmatan lil’alamin yang sesungguhnya adalah Islam yang sebagaimana diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw. islam yang benar-benar pernah diterapkan selama 14 abad di seluruh dunia, yang dengannya memimpin umat manusia dari Barat sampai Timur, Utara sampai Selatan.

Di bawah naungannya dunia menjadi aman dan sentosa, dipenuhi dengan keadilan bagi semua manusia, baik muslim, yahudi, nasrani, semuanya dapat hidup berdampingan dengan aman, damai selama berabad-abad. Inilah islam yang dirindukan oleh umat manusia untuk kembali memimpin dunia, membebaskan umat manusia dari perbudakan dan penjajahan oleh sesame manusia. menebarkan kebaikan, keadilan, dan kemakmuran ke seluruh penjuru dunia di bawah naungan Khilafah Rasyidah. Wallahu’alam bish shawab. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Tati Nurhayati, Bandung


latestnews

View Full Version