View Full Version
Rabu, 31 Jul 2019

Kepada Jamaah Haji, Kalau ke Masjidil Haram Jangan Bawa Barang Terlalu Banyak!

BAGI jamaah haji yang ingin masuk ke Masjidil Haram, terlarang untuk membawa barang dalam jumlah yang banyak.

Di depan pintu masjid, ada petugas yang berjaga. Jamaah yang membawa koper, tas gendong besar, dan semisalnya, tidak diperbolehkan masuk, dan diarahkan untuk menaruh barang di tempat penitipan yang tersedia.

Shonadiq hifdzil amti'ah ( صناديق حفظ الأمتعه), di tempat bertuliskan inilah barang-barang dapat dititipkan. Kalimat dalam bahasa Arab tersebut terjemahannya adalah "Kotak Penjagaan Barang".

Jika kita menitipkan barang di tempat tersebut, maka barang akan diletakkan di kotak atau loker yang di sediakan. Ada nomor khusus, seperti pada tempat penitipan di negeri kita yang ada di mall itu. Tapi disini sistemnya lebih rapi.

Menitipkan barang di tempat ini tidak gratis. Ada uang jasa yang harus dibayarkan. Besarannya tergantung jumlah berapa banyak barang yang dititipkan dan berapa lama waktunya.

Bagi jamaah haji yang tidak mau ribet, dan ingin keluar masuk ibadah di Masjidil Haram, bawalah barang bawaan secukupnya. Cukup membawa tas kecil atau tas tenteng. Jangan lupa siapkan botol kosong untuk isi zamzam, dan plastik kresek untuk wadah sandal.

Kalau bawa barang sedikit, tidak usah dititipkan ke shonadiq hifdzil amti'ah ( صناديق حفظ الأمتعه), langsung dibawa masuk ke masjid saja.*

Budi Marta Saudin, petugas haji Indonesia bidang transportasi 2019


latestnews

View Full Version