View Full Version
Sabtu, 08 Jan 2022

Kasihan Ferdinan Hutahaen

Oleh: Abdurrahman Anton Minardi 

(Lembaga Advokasi Ummat ANSHORULLAH)

Cuitan nya itu tentang ALLOHmu lemah itu menunjukkan ketidak fahaman secara teologis.

Menolong ALLOH itu adalah dengan menolong Agama Nya karena sesunggguhnya Dzat ALLOH tidak perlu ditolong.

Pada ayat Al Qur'an yang berbunyi "Jika kalian menolong ALLOH (Agama Nya) maka ALLOH akan Menolong kalian dan akan Meneguhkan kedudukan kalian".

Di ayat ini justru ALLOH menyatakan bahwa akan Menolong orang dengan syarat orang tersebut "menolong" melaksanakan syaratnya yaitu melaksanakan perintah Nya dan Menjauhi larangan Nya.
Bahkan di ayat ini ALLOH akan Meneguhkan kedudukan orang tersebut artinya berkuasa.

Tentu saja Islam tidak dapat difahami hanya membaca satu dua ayat saja, apalagi hanya sepotong ayat. Memahami Islam harus satu kesatuan integral.

Misalnya seorang hamba dalam Islam diajarkan untuk meminta kepada Nya setelah orang itu menunjukkan kesungguhannya dalam menyembah Nya.
"IyyaKa na'budu wa iyyaKa nastain", yang artinya "Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan".

Pertolongan itu layak bagi orang-orang yang memang melaksanakan kewajiban-kewajiban kepada Nya.

Pertama, dia kasihan karena tidak memahami teologi Islam dan tidak bertanya juga kepada ahlinya.

Bukti ALLOH tidak perlu ditolong itu Karena Dia Yang Menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya, membuat sistem kehidupannya, memenuhi segala kebutuhan ciptaan Nya dan menguasai dunia dan akhirat dengan surga dan neraka Nya.

Makhluk yang tadinya tidak ada menjadi ada karena Pertolongan Nya, makhluk yang butuh sandang, pangan dan papan semua bahan dasarnya disediakan oleh Nya, bahkan menyediakan pasangan hidup makhluk Nya dan ketika sakit dan makhluk tidak punya daya dan upaya maka Dia lah Yang Menyembuhkan nya.

Dia tidak butuh Pertolongan siapa pun, justru Dia lah Yang Menolong makhluk Nya.

Bahwa justru ketika ALLOH itu meneguhkan kedudukan orang-orang yang membela agama Nya, menunjukkan bahwa Dia Maha Kuasa.

Menolong agama-Nya itu karena memang manusia yang butuh untuk menolong nya, karena agama Nya merupakan kebutuhan setiap insan dan bukan kebutuhan ALLOH.

Dengan mengabaikan Agama apalagi menistakannya maka kerusakan akan semakin menjadi-jadi di bumi ini. Misalnya Agama mengatur tentang makanan dan minuman yang halal, pakaian yang menutup aurat, pernikahan, hak kepemilikan, jual beli yang sah, Penegakkan hukum yang adil dan lain sebagainya. Hal itu Semuanya harus ditolong dalam pengertian ditegakkan. Jika tidak maka kerusakan akan terjadi di mana-mana.

Untuk itu Agama memang perlu ditolong untuk kebutuhan keselamatan dan kebahagiaan manusia itu sendiri.

Kedua, kasihan karena dia tidak bisa membuktikan kata-katanya untuk toleran kepada sesama ummat beragama padahal ternyata dia sendiri yang tidak toleran.

Toleransi beragama di Indonesia itu sudah menjadi kesepakatan, asal tidak saling mengganggu. Jika memang mau berdiskusi antar ummat beragama, mari kita lakukan dengan cara-cara santun dan tentunya ilmiah bukan dengan cara provokatif.

Ketiga, kasihan dia karena yang seharusnya menjaga ketertiban dan kedamaian antar ummat beragama malah ternyata menimbulkan kebencian dan keretakan antar anak bangsa. Jika dibiarkan berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

Keempat, kasihan dia karena ALLOH Tuhan Yang Maha Esa, Maha Hidup, Yang Maha Kuasa telah mentapkan nya sebagai tersangka penista Nya. Dakwaan nya bukan sekedar penjara tapi dimusnahkan dari muka bumi karena dia telah membuat fitnah dan menjadi musuh ALLOH sang Pemilik bumi dan langit, dunia dan akhirat.

Kelima, kasihan dia sebelum didakwa oleh ALLOH dia didakwa di dunia ini dengan pasal berlapis yaitu Pasal 45 ayat 2 Juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP. Hukumam Pidana nya bisa sampai 10 tahun penjara.

Selain bertaubat kepada ALLOH juga sangat penting segera minta maaf kepada ummat Islam yang tentu sudah tersakiti hatinya oleh ciutan dia. Maka ke depan kita harus lebih berhati-hati dalam membuat statement apalagi dalam bermedsos.

Semoga dia mendapatkan Hidayah dan Taufik ALLOH Subhanahu wa Ta'ala.


latestnews

View Full Version