View Full Version
Selasa, 05 May 2026

Doa Pendek, Tapi Cakup Urusan Dunia Akhirat

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam atas Rasulillah, keluarga dan para sahabatnya.

Diriwayatkan dariTariq bin Ashim radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia mendengar Nabi ﷺ. Lalu datang seorang laki-laki kepada beliau dan berkata:

“Wahai Rasulullah, bagaimana aku harus berkata ketika aku memohon kepada Tuhanku?”

Beliau menjawab: bacalah:

اللهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي - وَيَجْمَعُ أَصَابِعَهُ إِلَّا الْإِبْهَامَ-  فَإِنَّ هَؤُلَاءِ تَجْمَعُ لَكَ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ

Allaahummaghfirlii warhamnii wa’aafinii warzuqnii (Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, berikanlah aku kesehatan, dan berilah aku rezeki.) 

-- Sambil beliau mengumpulkan jari-jarinya kecuali ibu jari -- Sesungguhnya kata-kata ini mencakup untukmu urusan dunia dan akhiratmu.” (HR. Muslim)

Maksudnya: doa ini mencakup seluruh urusan dunia dan akhiratmu, karena doa tersebut mengandung berbagai kebutuhan untuk kedua kehidupan itu.

Poin yang Sangat Penting

Mari kita bedah mengapa empat permohonan ini disebut sebagai paket lengkap:

  1. Al-Maghfirah (Ampunan): Ini adalah kunci utama. Tanpa ampunan, dosa akan menjadi penghalang doa dan penarik petaka. Dengan Maghfirah, beban masa lalu kita dihapuskan.
  2. Ar-Rahmah (Kasih Sayang): Hidup tanpa rahmat Allah akan terasa hambar dan penuh penderitaan. Rahmat adalah energi yang membuat kita tenang dalam ketaatan dan sabar dalam ujian.
  3. Al-’Afiyah (Kesehatan/Kesejahteraan): Ini mencakup keselamatan agama, badan, dan harta. ’Afiyah adalah nikmat yang membuat kita bisa beribadah dengan maksimal dan beraktivitas dengan nyaman.
  4. Ar-Rizqu (Rezeki): Bukan sekadar uang, tapi segala hal yang bermanfaat untuk menopang hidup kita agar tetap tegak di jalan Allah.

2 Pelajaran dari Hadits

Hadits ini memberikan pelajaran, minimal 2 hal yang sangat penting: pertama, seorang muslim hendaknya bertanya kepada ahli ilmu dalam setiap urusan agamanya.

Kedua, anjuran untuk berdoa dengan kalimat-kalimat tersebut. Doa yang pendek tapi memiliki makna yang sangat penting dan luas untuk kebaikan di dunia dan akhirat. Inilah yang dikenal dengan jawami’ dua’.

Penutup: Doa Praktis dan Berbobot

Bagi kita yang sibuk atau sering merasa sulit merangkai kata saat berdoa, doa dalam hadits ini adalah solusinya. Doa ini sangat cocok dibaca di antara dua sujud dalam shalat, atau di waktu-waktu mustajab lainnya.

Jangan remehkan kalimat yang singkat. Rasulullah ﷺ adalah pemilik Jawami’ul Kalim (kata-kata singkat dengan makna luas). Dengan mengamalkan doa ini, kita tidak hanya meminta dunia yang kita sedang hidup di dalamnya., tapi juga mengamankan posisi kita di akhirat yang kekal.

Sudahkah,hari ini, Anda membaca doa ini? [PurWD/voa-islam.com]

## Support dakwah media www.voa-islam.com melalui Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.6141 a/n: Badrul Tamam, konfirmasi (087781227881)


latestnews

View Full Version