View Full Version
Senin, 06 Jul 2026

Maksiat Kok Bangga? Stop Normalisasi Konten B*T1

Saat ini, perilaku yang jelas-jelas dilarang agama justru sering dijadikan candaan, hiburan, bahkan kebanggaan di media sosial. Padahal, sesuatu yang sering ditampilkan dan dianggap biasa lama-kelamaan bisa dianggap benar oleh banyak orang. Allah ﷻ berfirman:

اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَاۤءِۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ

“Sesungguhnya kamu benar-benar mendatangi laki-laki untuk melampiaskan syahwat, bukan kepada perempuan, bahkan kamu adalah kaum yang melampaui batas.” (QS Al-A‘rāf [7]: 81).

Perilaku ini bukan hanya sebuah dosa, tetapi juga bentuk penyimpangan dari fitrah yang Allah tetapkan. Islam mengajarkan bahwa hubungan yang halal adalah melalui pernikahan antara laki-laki dan perempuan. Rasulullah ﷺ juga mengingatkan:

كُلُّ أُمَّتِى مُعَافًى إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ

“Setiap umatku dimaafkan kecuali orang yang terang-terangan dalam bermaksiat.” (HR Bukhari: 6069 dan Muslim: 2990).

Karena itu, jangan ikut menormalisasi, mempromosikan, atau membanggakan sesuatu yang Allah larang. Tetaplah menyampaikan kebenaran dengan hikmah dan doa. Bagi siapa pun yang pernah terjatuh dalam dosa, pintu taubat masih terbuka selama nyawa belum sampai di tenggorokan.

Semoga Allah menjaga diri, keluarga, dan generasi kita dari segala bentuk penyimpangan serta memberikan hidayah kepada mereka yang ingin kembali kepada-Nya.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. [PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version