View Full Version
Senin, 12 Mar 2012

Pembangunan RS Indonesia di Gaza Terus Berjalan

 


 

Senin, 12 Maret 2012

Hidayatullah.com--Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, tetap berlanjut meski empat hari terakhir tentara Zionis Israel kembali rutin menyerang wilayah tersebut.

"Walau kondisi semakin mencekam, akan tetapi aktivitas pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza beraktivitas seperti biasa," kata relawan organisasi kegawatdaruratan kesehatan "Medical Emergency Rescue Committee" (MER-C) Indonesia Abdillah Onim di Gaza, Ahad (11/03/2012) malam.

"Bahkan di tengah-tengah Kota Gaza yang padat penduduk tak luput dari serangan Zionis Israel, baik dari jet F-16, kapal perang maupun dari pesawat drone ( tanpa awak)," katanya.

Menurut dia, penyerangan yang dilakukan Zionis lebih fokus pada malam hari. "Sepertinya Zionis Israel mengambil kesempatan pada saat  malam ketika penduduk tidak memiliki lampu penerang," katanya, dimuat Antara.

Dan yang lebih keji lagi tentara Zionis Israel menyerang di saat siang ketika para warga sibuk berbelanja di pasar tradisional untuk kehidupan makan mereka sehari-hari. Akibat dari dari kondisi seperti ini maka harga bahan makanan semakin mahal harganya.

Ketua Presidium MER-C Indonesia dr Sarbini Abdul Murad menjelaskan, pembangunan RS Indonesia di Gaza berawal dari misi tim bantuan kemanusiaan asal Indonesia yang membawa bantuan obat-obatan dari pemerintah dan rakyat Indonesia untuk warga Gaza, Palestina, akhir tahun 2008 hingga awal 2009, yang saat itu dipimpin Kepala Pusat Pengendalian Krisis (PPK) Kementerian Kesehatan dr Rustam S. Pakaya, MPH.

RS Indonesia ini berupa pusat trauma dan rehabilitasi dengan bentuk bangunan segi delapan, berlokasi di Bayt Lahiya, Gaza Utara, yang merupakan wakaf dari pemerintah Gaza.*


latestnews

View Full Version