View Full Version
Selasa, 27 Mar 2012

Dukungan Al Zaytun Pada Israel Dinilai Ada Hubungan dengan BBM

 


 

Selasa, 27 Maret 2012

Hidayatullah.com—Pernyataan pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang yang berharap agar Indonesia bisa membuka hubungan dengan Israel mendapat tanggapan. 

Harist Abu Ulya, pemerhati kontra-terorisme dan Direktur The Community Of Ideological Islamic Analys (CIIA) meminta umat Islam berhati-hati terhadap pernyataan tersebut. Menurutnya, pernyataan pendiri Az Zaytun itu lebih pada pengalihan isu BBM.

“Hati-hati umat Islam dengan pengalihan isu melalui organ-orang intelijen yang dimiliki. BBM masih menjadi topik hot yang tidak bisa digeser dengan isu terorisme, Syiah, Israel atau konflik sosial oleh preman dsb...urusan perut melawan maling-maling berdasi dengan atas nama UU yang manipulative,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (27/03/2012).

Senada dengan Harist Abu Ulya, Direktur Lembaga Kajian Syariat Islam (LKSI) Fauzan al Anshari isu hubungan dengan Israel dimanfaatkan pihak intelijen karena ia menilai pesantren di Indramayu itu dekat dengan kalangan intelijen.

“Ini lagi-lagi pengalihan isu yang cukup seksi karena isu Israel akan direspon umat Islam sehingga beralih dari isu BBM dan dipakai sebagai jubir adalah al Zaytun yang dekat dengan BIN,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang Ahad lalu sempat mengatakan harapannya agar pemerintah membuka hubungan dengan Israel.

''Ini perkenalan dulu. Kita doakan saja semoga hubungan diplomatik dengan Israel bisa lancar,'' kata Gumilang dikutip Republika Online, Ahad (25/03/2012).
Panji Gumilang juga berdalih dengan membuka hubungan maka Indonesia akan bisa mengambil peran untuk menciptakan perdamaian dunia.

Ia bahkan menampik jika Israel disebut sebagai penjajah. ''Israel itu bukan menjajah tapi sedang membagi dua wilayah saja,'' ujarnya ditulis Republika Online.*

Foto dari: zaytun.dagdigdug.com


latestnews

View Full Version