View Full Version
Senin, 09 Mar 2026

Tujuan dan Maksud I‘tikaf di Masjid

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam atas rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Di antara tujuan i‘tikaf adalah memutuskan diri dari kesibukan dunia dan menyendiri bersama Allah, serta menata kembali jiwa, agar setelah beberapa hari i‘tikaf seseorang keluar dengan jiwa yang baru, dengan kekuatan iman dan keyakinan untuk menghadapi kehidupan sepanjang sisa tahun.

I‘tikaf adalah menahan dan membatasi diri, dan di dalamnya terdapat kesempitan bagi jiwa, terutama pada hari-hari pertama, terlebih bagi orang yang memiliki jiwa sosial yang terbiasa banyak bertemu dengan manusia.

Tujuan dari hal ini adalah agar jiwa terbiasa merasa tenteram bersama Allah, menyendiri dengan-Nya, bermunajat kepada-Nya, serta mengosongkan pikiran dari urusan dunia dan segala kegelisahannya, dan memahami tujuan tertinggi dari kehidupan.

Orang yang mencari masjid yang di dalamnya ada teman-temannya agar bisa merasa akrab dengan mereka dan banyak berbincang bersama mereka, maka ia belum memahami tujuan i‘tikaf, dan tidak akan mendapatkan hakikat dari tujuannya.

Apalagi jika ia menambahkan dengan ditemani ponsel, sering mengaksesnya, mengikuti kabar berita, status kawan, dan melakukan banyak panggilan telepon, maka pada hakikatnya ia belum benar-benar ber-i‘tikaf, meskipun ia berada di dalam masjid. Karena jiwanya, perhatiannya, dan keakrabannya tetap bersama manusia serta mengikuti kabar dan percakapan mereka.

Oleh karena itu, wahai saudaraku yang mulia, hendaklah engkau memahami tujuan-tujuan ibadah, dan berusaha meraih hakikatnya, serta tidak hanya berpegang pada tampilan lahiriahnya, sementara hatimu kosong dari makna-maknanya. [PurWD/voa-islam..com]


latestnews

View Full Version