View Full Version
Sabtu, 02 Oct 2010

Pancasila Tak Sakti Lagi, Ketua MPR Tak Hafal Pancasila

JAKARTA (voa-islam.com) – Kesaktian Pancasila patut kini dipertanyakan. Pada peringatan hari Kesaktian Pancasila di Jakarta, pemimpin wakil rakyat yang terhormat justru menunjukkan kepada rakyat Indonesia bahwa dia  tak hafal Pancasila.

Pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (1/10), Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas  (TK) salah menghafal sila Pancasila yang keempat dan kelima.

Saat membacakan sila keempat lidah suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu keseleo. TK mengatakan, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat permusyawaratan perwakilan.” (Kurang kalimat: “kebijaksanaan dalam…”). Menyadari kesalahannya, beberapa saat kemudian TK segera diralatnya. “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,” ucap TK.

...Kesaktian Pancasila patut kini dipertanyakan. Pada peringatan hari Kesaktian Pancasila di Jakarta, pemimpin wakil rakyat yang terhormat justru menunjukkan kepada rakyat Indonesia bahwa dia  tak hafal Pancasila...

Selanjutnya, saat membaca sila kelima, Taufik Kiemas kembali salah baca Pancasila. “Keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucap Taufik Kiemas.

Padahal seharusnya sesuai sila kelima Pancasila, berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila itu dipimpin oleh Presiden SBY sebagai inspektur upacara. Selain Taufik Kiemas, secara bergantian para pejabat tinggi negara menjadi petugas upacara.

Ketua DPD Irman Gusman menjadi pembaca teks Pancasila, dan Ketua DPR Marzuki Alie membacakan Ikrar Kesetiaan terhadap Pancasila. [taz/inilah]


latestnews

View Full Version