View Full Version
Jum'at, 11 Jun 2010

Zina 'Ariel' Bikin Indonesia Makin Kesohor, Moral Bangsa Makin Rusak

JAKARTA (voa-islam.com) – Tiba-tiba nama Indonesia menjadi buah bibir dunia internasional. Bukan karena prestasi atau kezaliman bangsa lain seperti di Gaza Palestina, tapi justru karena popularitas video adegan seks para selebritis yang dibintangi oleh ‘Ariel’ dengan para artis papan atas.

Para penggemar video bokep di seluruh dunia telah keranjingan video porno ‘Ariel Peterpan.’

Di Twitter, musisi Indonesia itu diberi gelar khusus ‘Ariel Peterporn,’ merujuk pada pemeran video seks mirip Ariel "Peterpan". Istilah itu bahkan menjadi trending topic paling populer sedunia di laman Twitter dan Facebook.

Sejumlah media asing pun memuat skandal terlarang itu. Misalnya, laman berita Singapura, Asia One pada tanggal 7 Juni 2010 memuat berita Ariel dan Luna Maya. Dan yang paling anyar, laman Straits Times, 10 Juni 2010 memuat pemberitaan pemanggilan Polri atas ketiga artis yang diduga terlibat dalam dua video mesum yang beredar baru-baru ini.

"Kata 'Ariel Peterporn' menjadi salah satu yang paling dicari di Twitter minggu ini, mengalahkan topik panas lainnya seperti peluncuran iPhone terbaru," demikian diberitakan laman Straits Times.

Media Pakistan juga tak ketinggalan, mengisahkan 'Ariel' yang menjadi sosok paling banyak diperbincangkan di Tanah Air, terutama terkait dengan Luna Maya dan Cut Tari. Pakistan News mengutip dari beberapa media mainstream tanah air.

Publik luar negeri juga bertanya-tanya, apa sebenarnya yang dimaksud 'Peterporn'. Laman Channel News Asia dan laman berita Filipina, ABS-CBN News juga memberitakan video mesum tersebut.

…nama Indonesia buah bibir dunia. Bukan karena prestasi, tapi karena popularitas video adegan seks yang dibintangi ‘Ariel’ dengan para artis papan atas…

Salah satu pembaca Yahoo, misalnya, menuliskan pertanyaan dalam laman Yahoo Answer. "Apa sih Ariel Peterporn? Sebab dia jadi trending topic di Twitter?," kata pembaca itu.

Video mesum yang diduga dimainkan tiga artis papan atas Indonesia itu juga menuai komentar dari bintang film porno asal Amerika Serikat. Vicky Vette buka suara dalam blognya.

"Saat bangun tidur Selasa pagi, aku melihat trending topic 'Ariel Peterporn'. Aku lalu mengakses mesin pencari dan menemukan ternyata 'Ariel Peterporn' adalah skandal besar di Indonesia terkait rekaman video mesum, Ariel adalah penyanyi band populer di Indonesia yang diduga melakukan hubungan seks dengan dua perempuan seksi.”

Video Porno ‘Ariel’ Makin Kesohor, Moral Remaja Makin Rusak

Melambungnya popularitas VCD bokep ‘Ariel Paterporn’ itu tak bisa dilepaskan dari peran media yang mengeksploitasi pornografi demi peningkatan rating dan oplah. Karenanya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin atas merebaknya pemberitaan menyangkut peredaran video porno dengan pelaku mirip artis pesohor.

"Kami prihatin atas merebaknya pemberitaan peredaran video porno termasuk melalui internet, dengan pelaku mirip artis Ariel-Luna Maya dan mirip Ariel-Cut Tari. Pemberitaan bertubi-tubi di berbagai media massa itu mendestruksi mental dan moral generasi muda," kata Ketua KPAI, Hadi Supeno, Rabu (9/6/2010).

…Pemberitaan bertubi-tubi di berbagai media massa itu mendestruksi mental dan moral generasi muda…

Ia mengharapkan, kalangan media massa secara proporsional memberitakan berbagai hal yang sensitif. Karena media massa, katanya, mempunyai tanggung jawab besar dalam mengarahkan masa depan masyarakat.

"Pemuatan berita dalam rangka kontrol merupakan kewajiban media massa, tetapi kurang bijak bila yang dieksplorasi adalah sisi pornografinya, hanya mempertimbangkan tiras surat kabar atau rating televisi," katanya.

Ia mengimbau, seluruh keluarga tidak larut dalam arus media massa yang setiap saat memberi informasi tentang pornografi.

"Jangan larut dalam arus arahan media massa yang setiap menit menghujani informasi tentang pornografi, tetapi kembali khittah peran keluarga, banyak berkomunikas dengan semua anggota keluarga, membicarakan isu-isu aktual tentang pengetahuan, kemasyarakatan, agama, dan hal-hal lain yang jauh lebih positif," kata Hadi Supeno.

Senada itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan agar para jurnalis memberitakan kasus video porno mirip Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari dengan memperhatikan kode etik jurnalistik. Hindari penayangan foto atau cuplikan adegan dalam video.

"Hindari penggunaan judul yang seronok, vulgar, berpotensi melanggar nilai kesusilaan masyarakat," kata Ketua Umum AJI Nezar Patria dalam pernyataan sikap tertulis, Rabu (9/6/2010).

AJI mengimbau agar media menghindari penayangan foto atau cuplikan adegan dari video seks yang berpotensi memancing rasa ingin tahu publik, untuk kemudian memburu video itu lewat internet.

…Jangan larut dalam arus arahan media massa yang setiap menit menghujani informasi tentang pornografi, tetapi kembali khittah peran keluarga…

"Media harus berperan menjaga agar berita bocornya video mirip artis Ariel-Luna, dan Ariel-Cut Tari itu diperlakukan secara proporsional," tulis Nezar.

AJI menilai, adalah fakta bahwa video itu beredar luas. Tetapi sebaiknya jurnalis memotret kasus ini dengan cara yang lebih mendidik masyarakat, ketimbang mengedepankan sensasi.

"AJI melihat ada sejumlah media mencoba meluaskan obyek pemberitaan ke pihak yang tidak relevan. Misalnya, sengaja melibatkan atau mengekspolitasi pernyataan keluarga dari para artis yang diduga tampil dalam video seks itu," tulisnya lagi.

AJI juga mengingatkan dalam bekerja, jurnalis patuh kepada Undang-undang Pers No 40 Tahun 1999 Pasal 5 (1) "Pers Nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat".

Lalu pada Pasal 4 Kode Etik Jurnalistik Pasal 4 ditegaskan "Wartawan Indonesia tidak memuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul".

Penafsiran cabul di sini adalah "penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi".

…Pers Nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat…

Peredaran video seks ‘Ariel’ makin sulit dibendung, karena dimanfaatkan para kapitalis untuk meraup untung sebesar-besarnya. Para pedagang film di berbagai kota menjajakan adegan mesum dalam VCD dengan harga yang sangat murah. Tak peduli apapun dampak kerusakan moral bangsa, yang penting mereka bisa meraup untung sebesar-besarnya.

Video porno ‘Ariel’ telah melambungkan Indonesia menjadi negara yang kesohor di seluruh dunia. Sementara di dalam negeri, generasi muda terancam kerusakan moral yang dahsyat. Gara-gara adegan zina ‘Ariel,’ Indonesia makin terkenal, dan moral bangsa pun semakin rusak! [taz/ant, viv]


latestnews

View Full Version