View Full Version
Selasa, 14 Feb 2012

JAT: Mujahidin Harus Membuat Peta Musuh-Musuh Islam

SOLO (voa-islam.com) – Para musuh Islam gencar menebarkan isu-isu negatif untuk memojokkan dakwah dan memperburuk citra Islam. Karenanya, umat Islam dan aktivis dakwah harus mewaspadai makar para musuh Islam, dengan melakukan pemetaan terhadap gerakan anti Islam, dan selektif dalam menerima informasi.

Demikian taushiyah Ustadz Sonhadi dalam Musyawarah Akbar pengurus Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) Imaroh Wilayah Jawa Tengah di Masjid Syari’ah Komplek Ponpes Al-Mujahidin Banjarsari Solo, 11-12 Februari 2012.

Dalam paparannya, Ustadz Son menggarisbawahi pentingnya informasi dan identifikasi dakwah dalam membangun soliditas gerakan Islam. Menurutnya, yang sangat urgen saat ini adalah pemetaan dakwah. Karenanya, umat Islam khususnya pengurus JAT dituntut agar bisa memetakan dan mengelompokkan mana musuh-musuh Islam yang gencar menyerang syariat Islam, baik aturan yang bersifat formal maupun non-formal.

“Umat Islam mulai sekarang harus bisa dan mampu memetakan dan mengelompokkan musuh-musuh Islam. Karena dari pemetaan itu kita bisa mengambil celah kelemahan mereka,” terang direktur JMC (JAT Media Centre) itu.

Dalam peperangan opini antara haq dan batil, Ustadz Son mengimbau agar umat Islam cerdas dalam menyaring informasi, agar tidak terhipnotis dan terprovokasi oleh propaganda media musuh Islam. Karena tujuan media kafir itu jelas untuk melemahkan dan memecah belah kaum muslimin.  “Umat Islam perlu juga memahami dan minimal mengetahui, berita yang dilihat di media cetak dan elektronik tersebut milik siapa. Tujuannya agar kaum muslimin bisa mengidentifikasi arah dan tujuan yang disampaikan media tersebut,” jelasnya di hadapan puluhan pengurus JAT se-Jawa Tengah.

“Umat Islam juga perlu memiliki kepedulian dalam menangkal propaganda musuh-musuh Islam melalui media cetak dan elektronik.  Karena mereka punya tujuan untuk melemahkan dan memecah belah kaum muslimin,” pungkasnya. [taz/Bekti Sejati, FAI]


latestnews

View Full Version