View Full Version
Senin, 02 Jul 2012

JAT Serukan Jihad Lawan Rezim Syi'ah Suriah dan Musyrik Budha Myanmar

MALANG (voa-islam.com) - Belum reda penindasan rezim thaghut Syi’ah Nushairiyah, Bashar Al Assad terhadap Muslim Ahlus Sunnah di Suriah, umat Islam di Myanmar kini menjadi korban pembantaian rezim Musyrik Budha.

Menyikapi kondisi umat Islam di Suriah dan Myanmar,  Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) menyatakan bahwa peristiwa pembantaian tersebut merupakan pernyataan perang terhadap kaum Muslimin secara global.

“Pembantaian muslimin dilakukan dengan keji dan biadab ini merupakan sebuah kejahatan kemanusiaan sekaligus sebuah pernyataan perang terhadap kaum muslimin secara global,” tutur Direktur JAT Media Center  (JMC), ustadz Son Hadi, di sela-sela acara Workshop Juru Dakwah Nasional Al Tsauroh Institute di Batu, Malang, Senin (2/7/2012).

 

Untuk itu  JAT menyerukan jihad terhadap rezim Syi’ah Bashar Al Assad di Suriah dan Rezim Musyrik Budha di Myanmar.

“Mengutuk keras pembantaian muslimin tersebut serta menyerukan jihad terhadap rezim syiah Bashar Al Ashaad di Suriah dan rezim musyrik Budha Myanmar serta pada siapapun pihak yang turut serta membantu pembantaian muslimin di kedua wilayah tersebut,” tegas ustadz Son Hadi saat membacakan press release JAT.

Dalam pembacaan press release yang diikuti penggalangan dana untuk Suriah dan Myanmar itu, JAT juga meminta umat Islam berperan aktif membantu kaum muslimin di Suriah dan Rohingnya Myanmar. Selain itu umat Islam harus merapatkan shaff perjuangan, menyatukan pikiran dan tenaga dalam berjihad menegakkan tauhid melawan hegemoni kekafiran. [Ahmed Widad]


latestnews

View Full Version