View Full Version
Selasa, 25 Sep 2012

Ada Apa di Balik Operasi Penangkapan Densus 88?

JAKARTA (voa-islam.com) - Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya memandang operasi Densus 88 yang terjadi belakangan ini terkait dengan pembahasan revisi Undang-Undang Terorisme dan kenaikan anggaran bagi BNPT serta Densus 88.

Mustofa yang tercatat sebaga staf ahli di DPR ini menegaskan bahwa dalam Undang-Undang Terorisme akan dimasukkan pasal-pasal anti pendanaan terorisme.   

“Saya kebetulan staf ahli di DPR, saya tahu betul bahwa dalam undang-undang terorisme itu kan mau dimasukkan pasal-pasal anti pendanaan terorisme. Jadi saya dengar memang ada tekanan yang sangat kuat dari Amerika Serikat kepada pemerintah, khususnya kepada BNPT, Densus 88, kepolisian agar pasal itu segera masuk,” tuturnya kepada voa-islam.com, Senin (25/9/2012).

Selain terkait revisi UU Terorisme, Mustofa juga membeberkan bahwa operasi penangkapan teroris akhir-akhir ini juga terkait dengan adanya kenaikan anggaran bagi BNPT dan Densus 88.

“Saya bukan menuduh, ini sangat terkait sekali dimana tekanan itu tinggi, terkait pula saat ini ada pembahasan RKAL (Rencana Kerja Anggaran Lembaga) untuk termasuk BNPT dan Densus sehingga mereka bisa menaikkan anggaran di tahun 2013. Kemarin Komisi III sudah menyetujui kenaikan anggaran itu,” ujar pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah ini.

Ia menambahkan, dengan demikin wajar saja jika masyarakat menuduh bahwa operasi penangkapan oleh Densus 88 selalu terkait momen penting.

“Menurut saya, secara langsung atau tidak kasus-kasus terorisme itu berdekatan dengan ketika pembahasan kenaikan anggaran, ketika peringatan 11 September, termasuk juga tekanan-tekanan dari Amerika untuk memasukkan pasal-pasal anti pendanaan terorisme, sehingga tidak salah jika masyarakat menuduh ini ada kaitannya,” tutupnya. [Ahmed Widad] 


latestnews

View Full Version