View Full Version
Sabtu, 03 Nov 2012

Tiga Belas Orang Warga Muslim Poso Ditangkap Polisi

POSO (voa-islam.com) - Densus 88 dan Brimob pada Sabtu (3/11/2012) siang  menangkapi belasan warga Muslim Poso tak bersalah. Aksi penangkapan itu dilakukan saat warga berkerumun di sepanjang Jalan Pulau Sumatera Trans Sulawesi.

ketika itu warga Muslim Poso melakukan aksi meminta Polisi memulangkan jenazah Kholid yang meninggal di tembak Densus 88 Mabes polri usai sholat Shubuh di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Kayamanya, Poso.

Jenazah Khalid yang ditembak tanpa perlawanan hingga meninggal ditempat langsung dilarikan ke Polda Sulteng di Palu atau sekitar 250 kilometer sebelah barat Kota Poso. Menurut informasi yang dihimpun rencananya jenazah Kholid akan diterbangkan ke Jakarta. Namun hal itu urung dilakukan lantaran warga Muslim Poso meminta jenazah Kholid segera dikembalikan pada keluarga untuk dikebumikan.

Kota Poso sempat memanas dan aparat pun menurunkan personil Densus 88 dan Brimob serta kendaraan baracuda untuk menghadapi warga.

Saat itu pula ada sekitar tiga belas warga Muslim Poso yang ditangkap, mereka diantaranya: Nono, Nurdin, Abdul Rahman Musa, ustadz Jamil, Ridwan, Aslimudin, Ilham, Muh Hijran, Muh Andri, Chandra Johan Aswin, Ilias, Zainudin dan Iman.

Menurut warga sejumlah orang yang ditangkap itu sedang melintasi di jalan raya dan duduk-duduk didepan rumah melihat situasi ketika bentrok berlangsung. Beberapa warga yang ditangkap sempat dipukuli puluhan Brimob dan Polisi hingga berdarah-darah, warga yang ditangkap dipaksa berjalan kaki di sepanjang jalan Trans Sulawesi sejauh kurang lebih satu kilometer menuju Polres Poso. Sedang sebahagian yang ditangkap ada pula yang dibawa dengan sepeda motor dengan kondisi tubuh penuh luka. [AF/Sahid]


latestnews

View Full Version