View Full Version
Senin, 19 Nov 2012

AS Dukung Serangan Israel, Masihkah Bersyukur atas Terpilihnya Obama?

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua DPP HTI, Farid Wajdi menegaskan bahwa sikap Obama yang tetap mendukung serangan Israel adalah bukti bahwa Amerika konsisten membela Zionis Israel.

Hal itu diungkapkan Farid menyusul terus meningkatnya serangan Israel terhadap muslim Gaza.

“Pernyataan konyol Obama yang menyatakan menyesalkan jatuhnya korban jiwa tapi tetap mendukung serangan Israel kembali membuktikan Obama adalah pembela sejati Zionis Israel,” ujarnya melalui pesan singkat kepada voa-islam.com, Ahad (19/11/2012).

Sebagaimana yang dilansir AFP (17/11) Gedung Putih menyatakan  presiden Obama menegaskan kembali  dukungan AS terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri sembari menyesalkan jatuhnya korban.

Kemudian, pembelaan AS terhadap Israel dengan dalih membela diri dari serangan militan Palestina pun patut dipertanyakan.

“Alasan membela diri sebagai hak Israel patut dipertanyakan. Bagaimana  mungkin Israel sebagai pihak agressor dan penjajah Palestina disebut membela diri. Sebagai pebandingan, bisakah tindakan Belanda ketika menjajah Indonesia lalu menyerang secara biadab rakyat Indonesia disebut tindakan membela diri dari  serangan pejuang Indonesia  yang melawan penjajah?” ungkapnya.

...Bagaimana  mungkin Israel sebagai pihak agressor dan penjajah Palestina disebut membela diri. Sebagai pebandingan, bisakah tindakan Belanda ketika menjajah Indonesia lalu menyerang secara biadab rakyat Indonesia disebut tindakan membela diri

 

Sikap Obama ini menurut Farid Wajdi konsisten dengan sikap sebelumnya saat Gaza diserang Zionis pada tahun 2009. Meskipun lebih 1500 dibunuh oleh Israel secara biadab, Obama tetap membela kebiadaban Zionis ini.

“Sikap Obama ini pada dasarnya merupakan implementasi dari janji Obama saat berkampanye di depan loby Israel sebelum terpilih menjadi presiden AS priode pertama,” tegasnya.

Dalam acara yang disponsori Kedubes Israel di Washington Obama menyatakan: " Saya berjanji kepada anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun  untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun yang lalu."

Dari sikap Obama tersebut, umat Islam harusnya bisa melihat bukti nyata kebohongan Obama yang pernah berjanji akan menjalin hubungan baik.

“Apakah semua  ini  tidak cukup untuk membuktikan kebohongan Obama yang selalu menyatakan akan menjalin hubungan baik dengan dunia Islam?,” imbuhnya.

Selain itu, masihkah pantas jika ada yang bersyukur  atas terpilihnya kembali Obama sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Apakah sikap Obama ini masih membuat kita berharap pada Obama bahkan mensyukuri terpilihnya kembali Obama ? Apakah darah para syuhada, anak anak Palestina, tangisan para  ibu yang kehilangan anak dan suaminya, tidak cukup menghentikan dukungan dan harapan  pada Amerika?,” tutupnya. [Ahmed Widad]


latestnews

View Full Version