View Full Version
Selasa, 18 Jun 2013

Memilukan, Anak Ustadz Nudin Masih Setia Menunggu Kedatangan Abinya

Jakarta (voa-islam.com) - Peristiwa pembunuhan Ustadz Ahmad Nudin oleh Densus 88 menyisakan kisah pilu. Anak Ustadz Nudin masih setia menunggu kedatangan Abinya. Anak yang masih balita tersebut belum tahu kalau Bapaknya sudah wafat. Demikian yang dituturkan Farhat Al Bughizi yang melihat langsung perilaku anak Ustad Nudin.

“Seorang anak kecil lagi memegang payung yang lagi menantikan kedatangan Abinya tapi semua itu hanyalah keinginan yang takkan pernah terjadi lagi karena Abi dari anak kecil yang polos tersebut belum mengetahui kalau Abinya sudah menghadap kepada Allah,” tulisnya di fan page Face Book Gashibu,  Selasa, 18 Juni 2013.

Ustadz Nudin telah syahid –kama nahsabuh- ditembak mati Densus 88 di jalan Pulau Irian, dekat dengan pertigaan SMA 3 Poso pada Senin (10/6/2013) sore. Baru diduga sebagai teroris dan dikait-kaitkan dengan sejumlah aksi terorisme di Indonesia Ustad Nudin sudah ditembak mati tanpa perlawanan.

Menurut penuturan Ibunda ustad Nudin, Zainab, ustad yang cukup aktif dikegiatan keislaman di Poso tersebut ditembak Densus 88 seusai melaksanakan shalat Ashar berjama’ah dari masjid Muhajirin. Beliau ditembak setelah sebelumnya ditabrak oleh mobil yang mengikutinya. Setelah di tembak, Ahmad Nudin bukannya segera dibawa ke rumah sakit, namun oleh Densus 88 Nudin malah di injak-injak dan disiksa dengan cara ditendang dan dipukuli.

“Semoga Anak Dari As syahid insyaAlloh menjadi pengganti dan penerus sang Abinya,” tutup Farhat Al Bughizi dalam kalimatnya.[PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version