View Full Version
Rabu, 03 Jul 2013

FPI Buka Posko dan Siapkan Relawan untuk Bantu Korban Gempa Aceh

JAKARTA (voa-islam.com) - Sekjen Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Shabri Lubis mengucapkan belasungkawa atas musibah gempa bumi yang melanda Aceh.

“Kita mengucapkan belasungkawa dan bersedih atas musibah yang dialami masyarakat di Aceh,” kata KH. Ahmad Shabri Lubis kepada voa-islam.com, Rabu (3/7/2013).

“Kita berharap ujian ini bisa menjadi wasilah agar kita semakin mendekatkan diri kepada Allah dan semakin memantapkan niat untuk menerapkan hukum-hukum Allah di Nangroe Aceh Darussalam. Karena satu-satunya pelindung kita hanyalah Allah Ta’ala,” imbuhnya.

Ustadz Shabri -sapaan akrabnya- menegaskan jajaran pengurus sudah menginstruksikan FPI Aceh untuk segera menghimpun informasi terkait jumlah korban dan kerugian, serta mendata bantuan yang diperlukan bagi korban gempa. Bahkan jika diperlukan, relawan FPI siap untuk diterjunkan ke Aceh.

“Kita sudah menginstruksikan FPI di Aceh supaya menghimpun data yang lengkap serta mendata bantuan apa saja yang paling diperlukan; apakah logistik, obat-obatan atau diperlukan relawan. Kalau memang dibutuhkan relawan, maka laskar FPI dari berbagai tempat siap untuk diterjunkan. Tapi kalau cukup ditangangi FPI Aceh maka kita akan mengatur keperluan-keperluan yang dibutuhkan bagi para korban gempa,” ungkapnya.

Sementara itu, DPW dan DPC FPI di Aceh sudah membuka posko-posko relawan untuk membantu korban gempa.

“DPW maupun DPC FPI di Aceh sudah otomatis membuka posko-posko relawan setelah kami instruksikan, tinggal nanti kita tunggu informasi yang akurat,” tutupnya.

Untuk diketahui, gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Aceh, Selasa, 2 Juli 2013. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 14.37.

Pusat gempa terjadi di darat pada kedalaman 10 kilometer, 35 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah dan 181 kilometer arah tenggara dari Kota Banda Aceh.

Meski BMKG memprediksi gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun efek gempa yang terjadi di negeri serambi Mekah itu begitu besar.

Sampai pukul 14.00, siang tadi, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 31 orang. Korban tersebut adalah warga dari Kabupaten Bener Meriah sebanyak 14 orang dan warga Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 17 orang. Dua kabupaten bertetangga itu paling dekat dengan titik gempa. Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah.

Sementara korban hilang 2 orang, dan 249 orang luka-luka. Dari total korban tersebut, di Kabupaten Bener Meriah, 109 luka-luka, dan 2 orang hilang. Untuk kerusakan bangunan 75 bangunan dan rumah rusak, infrastruktur jalan rusak dan tertimbun tanah longsor.

Sedangkan di Kabupaten Aceh Tengah, 140 orang luka-luka, 300 bangunan dan rumah rusak. Beberapa akses jalan juga tertutup tanah longsor. [Ahmed Widad]


latestnews

View Full Version