View Full Version
Ahad, 21 Jul 2013

Tak Tersentuh Aparat, AL MANAR Gerudug Pangkalan PSK di Tanah Abang

JAKARTA (voa-islam.com) - Aliansi Masyarakat Amar Ma'ruf Nahi Munkar (AL MANAR) melakukan aksi monitoring dan dakwah simpatik di sekitar wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Aksi yang dilakukan usai shalat tarawih tersebut mulai start dari Masjid At-Taqwa Jl. KH. Mas Mansyur, Tanah Abang. Puluhan pemuda muslim dari laskar Forum Umat Islam (FUI) Tenabang, Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan lain-lain yang tergabung dalam AL MANAR berkeliling dengan menggunakan motor.

Sejumlah titik tempat maksiat pun didatangi, diantaranya di sekitar pasar Tanah Abang Blok E yang jika malam hari cukup gelap. Di lokasi tersebut, tertangkap tangan sepasang muda-mudi yang bukan berstatus suami istri sedang berpacaran.

Anggota laskar mendakwahi bahwa hal tersebut adalah maksiat yang dilarang oleh Allah Ta’ala, apalagi di bulan Ramadhan. Kedua muda-mudi tersebut akhirnya didesak untuk pulang dan tidak mengulangi lagi.

Sasaran berikutnya adalah di sekitar Thamrin City, sekumpulan pemuda yang nongkrong bercampur baur antara laki-laki dan perempuan pun tak luput dari seruan dakwah yang disampaikan para laskar.

Namun pemandangan yang amat ironis adalah ketika rombongan laskar AL MANAR menyusuri jalan KS. Tubun di Tanah Abang.

Tempat ini nyaris tak ada bedanya baik di bulan suci Ramadhan, maupun hari-hari biasa. Puluhan bahkan ratusan warung remang-remang yang menjual Miras dengan PSK yang mangkal memadati sekitar jembatan antara Jl. KS Tubun dan Jl. Jati Bunder. Tempat ini seolah tak tersentuh oleh aparat.

Di lokasi maksiat tersebut, meski hanya puluhan orang, Laskar AL MANAR dengan berani mendatangi. Nampak para preman dan pria hidung belang bersama para PSK tertunduk saat laskar melakukan amar ma’ruf nahi munkar.

Musik-musik yang layaknya sebuah bar pun seketika dimatikan. Bahkan diantara para PSK tersebut banyak yang lari tunggang langgang. Hal yang sama juga terjadi di pemukiman warung remang-remang di pinggir rel stasiun karet. Laskar pun membagi-bagikan selebaran berisi himbauan dari AL MANAR yang berisi beberapa poin.

  1. Tidak makan/minum/merokok di siang hari.
  2. Pemilik restoran/rumah makan agar tidak buka di siang hari.
  3. Bagi agen penjual minuman tidak menjual minuman/barang yang diharamkan oleh Allah SWT (Miras & Narkoba).
  4. Bagi pengelola tempat-tempat hiburan semisal Night Club, Karaoke, bar dan semisalnya hendaklah menghentikan aktivitasnya (tutup).
  5. Bagi para remaja/muda-mudi jangan melakukan perbuatan maksiat.

Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, aksi simpatik tersebut berjalan dengan lancar tanpa terjadi anarkisme maupun keributan. [Ahmed Widad]


latestnews

View Full Version