View Full Version
Sabtu, 28 Sep 2013

Tak Didukung Warga, Kinerja Lurah Lenteng Agung Bisa Memburuk

JAKARTA (voa-islam.com) - Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek khawatir, penolakan warga Lenteng Agung pada Lurah Susan dikhawatirkan bisa mempengaruhi efektifitas capaian kinerjanya. "Karena yang namanya lurah itu, terkait dengan efektivitas komunikasi, leadership.Dia kan berinteraksi dengan masyarakatnya," katanya.

Menurut Dony –begitu ia disapa,  jabatan Lurah Susan bukan jabatan elected, tapi selected. "Beliau (Gamawan) berpendapat, alangkah baiknya dalam penempatan pejabat yang selected (Dalam kasus Susan), kalau boleh dipertimbangkan kembali," katanya.

Staf Ahli Mendagri tersebut juga menegur balik Jokowi-Ahok terkait pernyataannya soal Menteri Gamawan Fauzi. Menurut Donny, pernyataan Ahok keluar dari konteks."Dia harus paham konten dan konteks untuk mengomentari sesuatu," katanya saat memberi pernyataan kepada wartawan di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jumat, 27 September 2013.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan bahwa Jokowi perlu mengevaluasi penempatan lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli."Ada prinsip dalam penempatan seseorang dalam jabatan, yaitu the right man on the right place, atau the right man on the right job.Nah ini kiranya bisa jadi pertimbangan (Gubernur) DKI," ujar Gamawan.

Poin yang disampaikan 'the right man in the right place' ini lah yang ditekankan oleh Menteri Gamawan, kata Donny. Donny kemudian membantah bahwa Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebenarnya tidak pernah meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mencopot Lurah Susan."Beliau hanya memberikan pendapat, rekomendasi terkait Lurah Susan yang konon ditolak masyarakat," katanya.

Jika melihat PP no 73 tahun 2005 tentang kelurahan, disebut bahwa syarat-syarat tugas pokok, kedudukan, dan fungsi syarat menjadi lurah, salah satunya harus mempunyai kemampuan teknis di bidang administrasi pemerintah dan memahami sosial budaya masyarakat.

Sebelumnya, warga Lenteng Agung mengancam, tidak akan mendukung program-program Lurah Susan, juga tidak akan mengundang Lurah setiap hari besar Islam yang sebetulnya bermanfaat untuk menyampaikan program-program pemerintah, seperti program kebersihan lingkungan, PBB, dan sebagainya. [desastian/dbs]


 


latestnews

View Full Version