View Full Version
Kamis, 30 Jan 2014

Telah Memurtadkan Putrinya, Ayah Asmirandah Murka Kepada Jonas Rivanno

JAKARTA (voa-islam.com) – Kabar murtadnya Asmirandah Zantman (24), membuat ayahnya, Anton Zantman –sebagian sumber menyebut M. Farmidzi Zantman- murka besar terhadap Jonas Rivanno Wattimena (26) alias Vanno, laki-laki yang menikahi putrinya. Menurutnya, Vanno lah yang telah membuat putri cantiknya murtad.

"Dia sudah bikin anak saya begini. Saya blacklist dia buat datang kemari," kata Anton di kediamannya di kawasan Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/1) malam, sebagaimana dikutip JPNN.

Anton merasa telah ditipu oleh Vanno saat berpura-pura menjadi muallaf. Kekesalannya semakin menjadi-jadi karena putrinya juga dimurtadkan oleh Vanno. Dari sinilah Anton menilai Vanno telah menculik anaknya.

"Dia telah menculik anak saya," tutur Anton kesal.

Karenanya Anton tidak sudi menerima kehadiran Vanno di rumahnya. “Kalau sama Vanno, pasti saya tolak orang itu," tandasnya (jpnnRabu, 29/1/2014)

Anton mengaku sedih dan kecewa dengan kemurtadan putrinya. Namun sebagai orangtua, dirinya tak bisa untuk tutup mata terhadap anaknya. Dirinya dan keluarga besarnya tetap menerima Andah –sapaan Asmirandah- pulang ke rumah. Syaratnya ia pulang dalam keadaan sendiri tanpa Vanno.

"Aku kalau dibilang kecewa ya kecewa. Tapi tetap dia anak saya. Dia sudah berumur 24 tahun lebih sekarang," ungkapnya sebagaimana dikutip life.viva.

Selasa (28/1/2014) pagi, beredar foto mirip Asmirandah dan Jonas Rivanno yang tengah menjalani kebaktian di Gereja Tiberias, Kelapa Gading. Dugaan muncul kalau Andah telah pindah agama mengikuti keyakinan yang dianut Vanno.Foto itu beredar pada Selasa (28/1/2014).

Kepada media (Rabu, 29/1/2014), Asmirandah yang pernah ikut bermain di film ‘Ketika Cinta Bertasbih’ ini mengakui foto tersebut adalah dirinya. Andah juga mengakui dengan terus terang dirinya sudah berpindah keyakinan, yang dalam Islam disebut dengan murtad.

"Saya jelaskan di sini. Saya akui itu foto saya. Jangan bilang foto ini mirip Asmirandah. Mana mungkin sih ada dua orang kembar, terus bersama lagi, kan nggak mungkin. Media itu pintar mencermati, apalagi masyarakat sudah cukup cerdas," katanya. [PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version