View Full Version
Selasa, 04 Feb 2014

Berharap Persatukan Umat, MUI Surakarta Adakan Dialog Suriah

SURAKARTA (voa Islam) - adanya perbedaan pandangan mengenai konflik Suriah beberapa waktu ini memunculkan “perpecahan” beberapa tokoh di Kota Solo. Hal ini disebabkan karena ada yang mengatakan bahwa konflik Suriah merupakan konflik sektarian (politik) sedang sebagian besar tokoh dan Ulama lain mengatakan bahwa konflik Suriah merupakan permasalahan aqidah antara Sunni dan Rezim Syiah yang dipimpin oleh Bashar Assad.

Akibat dari perbedaan pandangan tersebut mengakibatkan tidak terjalinnya persatuan komponen Islam saat mensikapi beberapa isu keumatan. Misalnya, saat ada aksi Suriah tidak semua tokoh dan komponen hadir dalam aksi tersebut berikut acara diskusi atau bedah buku. Lain halnya saat menghadapi masalah Ahmadiyah ataupun kasus Palestina. Semua tokoh dan elemen bisa bergandengan tangan berjuang bersama.

Mensikapi hal tersebut Komisi Ukhuwah MUI Kota Surakarta berinisiatif untuk mengadakan pertemuan dan berdiskusi mengenai hal tersebut. Untuk itulah diadakan dialog tentang Suriah di Gedung PPEU (Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat) Semanggi Pasar Kliwon, Sabtu (1/2/2014).

... Minimnya waktu menjadikan acara diskusi tersebut belum menghasilkan keputusan apapun...

Dua pembicara dihadirkan antara lain Nur Ichsan Isnaini Alumni Damaskus Suriah dan Ust Tengku Azhar Pemerhati masalah Syiah dan relawan HASI untuk Suriah. Beberapa tokoh undangan juga hadir dalam acara tersebut seperti Ust Dr Mu’inudinillah Basri Ketua DSKS, Ust Wahyudin Direktur Ponpes Al Mu’min Ngruki dan pimpinan ormas Islam lainnya.

Ketua MUI Solo Prof Dr Zainal Arifin Adnan dalam sambutannya mengatakan bahwa umat Islam khsusnya di Solo butuh pencerahan terkait hal ini. Untuk itulah ia sangat berapresiasi atas diselenggarakan acara tersebut.

Bertindak sebagai moderator ust Dr Hasan El Qudsi. Minimnya waktu menjadikan acara diskusi tersebut belum menghasilkan keputusan apapun. Namun Dr Hasan mengatakan acara ini bukan merupakan akhir bisa jadi akan diadakan acara serupa dilain waktu. (Ranu/Abu Fatih/voa Islam)


latestnews

View Full Version